Adaptasi Kebiasaan Baru, Pemkab Bogor Gelar Lomba Iklan Protokol Kesehatan

24 0

JAKARTA – Pandemi Covid-19 tak dipungkiri berdampak serius pada sektor perekonomian, khususnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Kendati begitu, pandemi Covid-19 tak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyerah. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tetap harus bergerak.

Hal itu sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang diterjemahkan dengan baik oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) yang terus mendorong kembali bergeraknya roda ekonomi masyarakat di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui sejumlah kegiatan yang digagasnya.

Lomba iklan protokol kesehatan ini sendiri merupakan langkah adaptasi kebiasaan baru bagi pelaku usaha. Hal itu bertujuan agar masyarakat dan wisatawan dalam melakukan perjalanan ke sejumlah destinasi wisata, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor merasa aman lantaran disiplin protokol kesehatan telah berjalan dengan baik. Ya, pandemi Covid-19 tak bisa menghentikan wisatawan untuk menghabiskan waktu luangnya berlibur menikmati sejumlah destinasi.

Ia juga tak mampu menghentikan masyarakat tetap menjalankan usahanya. Yang perlu diperhatikan adalah disiplin terhadap protokol kesehatan agar pelaku usaha dan destinasi wisata tak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19. Event yang diinisiasi Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Bogor ini menghasilkan sembilan finalis. Pemenang utama berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp10 juta. Sementara delapan finalis lainnya berhak mendapatkan hadiah masing-masing Rp1 juta.

Adapun dewan juri pada lomba tersebut yakni Hendra Lesmana (profesional photographer), dr Luciana Anggraeni (praktisi kesehatan) dan M Rahmani (executive producer). Pemilihan lomba dilakukan mulai 30 September hingga 2 Oktober. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Muliadi menjelaskan, program ini diselenggarakan dalam rangka menyambut adaptasi kebiasaan baru. Ia berharap melalui kegiatan ini semua stakeholder dapat menyadari betapa pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi agar roda ekonomi masyarakat tetap dapat bergerak.

“Kegiatan ini diinisiasi agar masyarakat tetap produktif tetapi tetap aman dari paparan Covid-19. Program ini selain mengampanyekan pentingnya protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, juga menumbuhkan optimisme di tengah-tengah masyarakat,” kata Mulyadi, Minggu (5/10/2020).

Dalam menyambut tatanan hidup baru ini, Mulyadi melanjutkan, penting diperhatikan kesadaran bersama untuk disiplin protokol kesehatan. “Di masa pandemi ini semua sektor terdampak. Penggunaan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menjadi kebiasaan baru agar kita dapat saling menjaga agar terhindar dari penularan Covid-19,” tuturnya.

Lomba iklan protokol kesehatan ini sendiri diselenggarakan sebagai landasan informasi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha agar tetap dapat melakukan aktivitas di tengah pandemi Covid-19. “Melalui lomba ini kami hendak menginformasikan landasan yang harus dijadikan pedoman bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha dalam menjalankan aktivitasnya agar tetap aman dari paparan Covid-19,” tutur dia.(***)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *