Alsintan Bantu Proses Panen di Kabupaten Tanah Laut

23 0

KALIMANTAN SELATAN – Pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis combine hervester dilakukan petani di Desa Sarikandi Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, untuk membantu panen. Dengan bantuan combine hervester, proses panen tidak menemui kendala berarti.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi atas keberhasilan panen di Tanah Laut yang juga memanfaatkan alsintan.

“Dengan memanfaatkan alsintan, para petani di Kabupaten Tanah Laut sudah mulai beralih menjadi petani modern. Karena salah satu ciri pertanian modern adalah memanfaatkan teknologi, inovasi dan mekanisasi dalam beraktivitas. Salah satunya memanfaat alsintan dari proses olah lahan hingga pasca panen,” tutur Mentan SYL, Minggu (16/08/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengutarakan hal serupa.

“Banyak manfaat yang bisa didapat petani dengan menggunakan alsintan. Pertama proses lebih cepat dan efektif. Misalnya olah lahan yang biasa makan waktu berhari-hari, dengan alsintan hanya hitungan jam. Begitu juga proses panen yang berlangsung lebih cepat dengan combine harvester,” terangnya.

Ditambahkan Sarwo Edhy, penggunaan alsintan bukan hanya sebatas proses budidaya dan pascapanen.

“Alsintan juga berguna dalam upaya pengembangan proses hasil panen menjadi aneka produk pangan tambahan. Alsintan menjadi pemicu transformasi teknologi kepada petani menuju pertanian yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan,” terangnya.

Sedangkan Penyuluh Pertanian Desa Sarikandi, Purnomo, menyatakan panen pada musim ini hampir tak ada masalah. Salah satu penyebabnya adalah ketersediaan mesin combine hervester yang mencukupi.

“Musim ini, jumlah mesin panen bertambah. ketersediaan combine harvester cukup untuk melayani panen,” kata dia. Bahkan, panen bisa dilakukan lebih dahulu disaat daerah lain belum panen.

Diterangkannya, petani mendapatkan combine harvester dengan beberapa cara, seperti pinjam ke Brigade Alsintan di kabupaten maupun provinsi. Selain baru-baru petani juga mendapat tambahan combine harvester.

Desa Sarikandi dan wilayah di Kecamatan Kurau pada umumnya merupakan lahan dengan topografi datar. Kondisi ini sangat memungkinkan petani panen dengan menggunakan Combine harvester. Dengan mesin panen itu dipastikan tak akan mengalami keterlambatan panen yang menyebabkan kehilangan hasil, dan kerja petani menjadi lebih ringan dan cepat.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *