Angkat Kuliner Tradisional, Poltekpar Lombok Ajak Masyarakat Ikut Lomba Kreativitas Kuliner

94 0

MATARAM – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok memperlihatkan kepeduliannya terhadap kuliner tradisional. Untuk melestarikan dan mengembangkan kuliner tradisional, Poltekpar Lombok menggelar lomba kreativitas kuliner jajanan dan minuman tradisional, 22 Desember 2019, di Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kegiatan yang turut menggandeng LIPI Jakarta, digelar juga lomba menggambar kuliner tradisional. Poltekpar Lombok juga menghadirkam food truck dan bartender. Serta membagikan 1000 minuman gratis untuk pengunjung. 

Menurut Wakil Direktur Poltekpar Lombok Farid Said lomba ini digelar untuk mengembangkan kreativitas dan menumbuhkan rasa cinta terhadap desa serta kuliner khas Lombok. 

“Lomba digelar pada tanggal 22 Desember 2019 lalu. Selain melibatkan masyarakat desa Sepakek, lomba ini juga diikuti oleh utusan desa Bilebante Lombok Tengah,” kata Farid Said, Kamis (26/12).

Lomba kreativitas kuliner diisi juga dengan ekskul seni tari. Para mahasiswa Poltekpar Lombok juga menampilkan tarian penyambutan bersama masyarakat setempat. Atraksi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Masyarakat, terutama ibu-ibu PKK yang membawa produk dari UKM mereka sangat antusias. Antusiame anak-anak juga tidak kalah seru. Ditemani oleh Kak Mahmud dari kerajaan dongeng, lomba menggambar berlangsung secara meriah,” tutur Farid Said.

Lomba kreativitas kuliner di Desa Sepakek yang digagas Poltekpar Lombok, turut dihadiri Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakan dan Kebudayaan LIPI Jakarta, Dr. Sri Sunarti Purwaningsih, MA. Selan itu juga melibatkan juri dari LIPI dan dari industri kuliner di Lombok.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, memberikan acungan jempol buat Poltekpar Lombok.

“Sebuah langkah yang luar biasa dari Poltekpar Lombok. Mereka turut memperkenalkan dan melestarikan kuliner khas Lombok dengan pendekatan yang luar biasa. Ini membuktikan Poltekpar Lombok bisa diterima masyarakat,” paparnya.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *