Asesmen Lapangan Sertifikasi Desa Wisata Pentingsari Sleman

89 0

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan asesmen lapangan dalam rangka Sertifikasi Desa wisata berkelanjutan di Sleman, Provinsi D.I Yogyakarta, tepatnya di Desa Wisata Pentingsari Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman, 10-11 November 2020.

Tim Kemenparekraf melakukan verifikasi mengecek kesiapan desa wisata dalam sertifikasi tersebut. Mereka juga pantau kesiapan desa wisata menyambut kunjungan wisatawan.

“Proses sertifikasi desa wisata berkelanjutan rencananya pada minggu pertama November 2020. Total ada 13 desa wisata berkelanjutan sebagai proyek percontohan sertifikasi, salah satunya yang terpilih adalah desa wisata Pentingsari Sleman ini,” kata Direktur Kelembagaan Kemenparekraf Reza Fahlevi

Menurut Reza, asesmen Lapangan ini dilakukan pada 13 desa wisata yang terpilih untuk mengikuti proses Sertifikasi Desa Wisata berkelanjutan ini. Selain Desa Wisata Pentingsari Sleman,ada Desa Wisata Nglanggeran Gunung Kidul dan Desa Wisata Jatimulyo. Ketiganya di Provinsi DI Yogyakarta

“Jawa Tengah terpilih empat desa wisata, yaitu Desa Wisata Candirejo di Magelang, Desa Wisata Karangrejo Magelang. Desa Wisata Kendri Semarang dan Desa Wisata Lerep Semarang,” lanjutnya

Sementara itu, Provinsi Bali terpilih dua desa wisata, yaitu Desa Panglipuran, Kubu Kecamatan Bangli, Desa Pemuteran Buleleng. Sementara itu Jawa Timur ada dua desa wisata yang akan dilakukan penilaian, yaitu Desa Wisata Pujon Kidul Malang dan Desa Wisata Osing Kemiren Banyuwangi

Dua yang lain adalah Desa Wisata Liang Ndara di Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur dan Desa Bilibante di Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat

Suci Iriani Sinuraya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman yang turut mendampingi proses asesmen lapangan ini memberikan apresiasi pada Kemenparekraf/Baparekraf yang telah mendukung pengembangan desa wisata di daerahnya.

“Semoga pengembangan desa wisata Pentingsari ini dapat menjadikan desa sebagai destinasi penyangga yang bisa memberikan efek positif pada perekonomian masyarakat desa,” jelasnya.

Nantinya, diharapkan , pengembangan desa wisata dapat menjadi multiplier effect pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

“Dengan pengelolaan yang baik dan profesional, apapun bisa menjadi atraksi pariwisata yang mengundang banyak wisatawan ,” ujarnya

Proses sertifikasi ini sendiri dilakukan oleh tim auditor dari Kemenparekraf bersama Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC), lembaga formal berwenang melegalitas desa wisata. Tim Auditor terdiri dari Amelda Pramezwary selaku Auditor ISTC Luring dan Anastasia Manuela yang melakukan proses sertifikasi secara daring. Keduanya didampingi tim sekretariat, Afid dan Patricia Kalengkongan

Usai melakukan proses sertifikasi selama dua hari, Amelda Pramezwary yang memimpin proses asesmen di Desa Wisata Pentingsari mengatakan Asesmen Lapangan Sertifikasi Desa Wisata berkelanjutan ini dilakukan secara marathon, komprehensive dan mendetail, sehingga menghasilkan kesimpulan penilaian yang valid

“Desa Wisata Pentingsari memliki struktur organisasi yang baik dan bersinergi dengan regenerasi yang cukup baik sejak Desa Wisata ini didirikan. Tetapi masih ada kekurangan terutama pengarsipan dokumen,” ungkap Amelda

Kesimpulannya, tambahnya, Desa Wisata Pentingsari dinilai memenuhi kriteria yang baik. “Secara menyeluruh, Desa Wisata Pentingsari sudah menerapkan praktik-praktik standar desa wisata berkelanjutan, namun masih memerlukan pendokumentasian yang baik dan lengkap,” pungkasnya

Di masa pandemi Covid-19 ini, desa wisata juga diminta ketat memberlakukan protokol kesehatan. Bagi pengunjung, perlu pakai masker, jaga jarak, dan membiasakan cuci tangan pakai sabun

Desa Wisata Pentingsari berada dikaki gunung Merapi, masuk di wilayah desa Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Memiliki akses jalan yang mudah dari kota Yogyakarta, karena berada di Jalan utama menuju beberapa obyek wisata wilayah Sleman. Beberapa obyek wisata disekitarnya seperti: desa wisata Kaliadem untuk wisata lava tour Merapi, umbul Kalikuning, kebun salak pondoh, lapangan golf Cangkringan dan beberapa restaurant sebagai sarana pendukung pariwisata.

Bila berkunjung ke desa wisata Pentingsari, maka tidak hanya disuguhkan oleh panorama yang indah dan suasana pedesaan yang sejuk, namun juga akan disuguhkan beragam kegiatan, fasilitas pendukung dan beberapa kegiatan masyarakat setempat seperti Pondok penginapan, pendopo atau ruang pertemuan, bumi perkemahan dan arena outbond, kolam pemancingan, taman parkir.

Sedangkan aktifitas yang dapat dilakukan adalag jelajah desa, permainan outbond dan fun game, menyaksikan tari punokawan dan jatilan, belajar gamelan, belajar batik, panen jamur, belajar tari Jawa klasik, bakti sosial dan wisata lava tour

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *