Bandung Barat Lakukan Percepatan Tanam Usai Panen

586 0

BANDUNG BARAT – Para petani dan penyuluh pertanian di Kabupaten Bandung Barat tidak mau berlama-lama menikmati panen raya. Petani dan penyuluh langsung melakukan percepatan tanam untuk mendukung ketahanan pangan.

Percepatan tanam dilakukan BPP Cipeundeuy yang dilakukan di Poktan Sari Tani Desa Nyenang, Kecamatan Cipeundeuy. Tepatnya di Kampung Cipongporang RT 03 RW 11 Desa Nyenang Kecamatan Cipeundeuy.

Pada lahan seluas 10 hektare tersebut, ditanam varietas padi Mekongga dengan provitas 6,2 Kw/Ha. Sekaligus dilakukan juga monitoring pemanfaatan alsin di kelompok tersebut oleh Koordinator Penyuluh BPP Cipeundeuy Ai Yuyu Yudhawati, dan Penyuluh Wilbin Desa Nyenang Budiiyana Akbar.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan percepatan tanam adalah upaya untuk menjaga ketahanan pangan.

“Kebutuhan pangan tidak bisa berhenti. Oleh karena itu, petani dan penyuluh harus terus turun ke lapangan untuk menjaga agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Agar kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengutarakan hal serupa.

“Percepatan tanam harus dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan. Jangan sampai ada lahan menganggur, jangan sampai aktivitas berhenti. Setiap saat kita harus tanam,” tuturnya.

Dedi Nursyamsi menegaskan jika pertanian tidak boleh bermasalah.

“Di mana ada kehidupan, disitu pangan dibutuhkan. Dan pangan itu dihasilkan pertanian. Oleh karena itu, pertanian tidak boleh berhenti, pertanian tidak boleh bermasalah,” katanya.(YTS/EZ)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *