Bangkitkan Sektor Pariwisata, Disbudpar Bogor Gelar Pelatihan CHSE di Agrowisata Gunung Mas

33 0

BOGOR – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor bergerak cepat menjalankan program Bupati Ade Yasin yang ingin menciptakan Bogor sebagai The City of Sport and Tourism.

Dalam kerangka hal tersebut, Disbudpar Kabupaten Bogor menggelar Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata khususnya di Wilayah Kabupaten Bogor yang diselenggarakan di Agrowisata Gunung Mas, Puncak, Bogor, 14–16 Juni 2021.

Manager Agrowisata Gunung Mas, Hikmat Eka Karyadi bersyukur diberi kepercayaan sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Alhamdullilah, kami mengucapkan terima kasih karena telah diberi kepercayaan sebagai tempat untuk menyelenggarakan pelatihan ini. Kami atas manajemen Agrowisata PTPN VIII Unit Gunung Mas mengucapkan selamat datang kepada para peserta program pelatihan ini, semoga sukses dan dilancarkan sampai diakhir acara,” kata Eka di sela pembukaan acara, Senin (14/6/2021).

Kegiatan tersebut dibuka oleh PLt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Mely Kamelia. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang mewakili para pengelola obyek wisata,. Hanya saja, sebagian besar atau sekitar 30 persen di antaranya adalah peserta dari Agrowisata Gunung Mas Puncak.

Pada saat pembukaan acara pelatihan di Aula Affandi Gunung Mas, Mely menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini mendapatkan hasil yang diharapkan sesuai harapan. Hal itu tak lain agar kegiatan pelatihan ini menjadi program rangkaian yang dijalankan oleh pelaku wisata yang nantinya setiap tempat wisata memiliki sertifikat CHSE (Clean, Health, Safety and Environment) sebagai bentuk kepercayaan masyarakat.
Ia melanjutkan, sektor pariwisata merupakan salah satu garda terdepan yang diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi, khususnya di Kabupaten Bogor. Karenanya, karena pelatihan ini sebagai strategi protokol kesehatan berbasis cleanliness, healthy, safety and environmental (CHSE) untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata.

Pada kesempatan tersebut, pemberi materi pada acara pelatihan tersebut di antaranya adalah Kuspriyadi dan Fujiyati sebagai akademisi Bidang Pariwisata.

Untuk diketahui, acara ini rencananya berlangsung hingga, Rabu (16/6/2021) digelar sebagai salah satu upaya implementasi amanat Presiden Joko Widodo untuk mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif menjaga kebersihan dan kelestarian alam di destinasi wisata untuk meningkatkan nilai kebersihan dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI).

Adapun, sertifikasi CHSE ini merupakan jaminan kepada wisatawan bahwa usaha pariwisata yang memiliki sertifikat dan stiker CHSE khususnya di wilayah Kabupaten Bogor telah menerapkan protokol kesehatan yang benar dan aman untuk dikunjungi.(***)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *