Bangun Homepod, Kemenparekraf Perkuat Amenitas Danau Toba

112 0

Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membangun satu unit homepod di The Kaldera Nomadic Escape, Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. Penyerahan amenitas jenis nomadic tourism dilakukan Senin (28/10), di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Penyerahan juga dilakukan secara simbolik di The Kaldera Nomadic Escape, Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, 14 Oktober lalu. Atau bersamaan dengan Grounbreaking Kaldera Danau Toba Resort .

Barang Milik Negara (BMN) dilakukan oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dadang Rizki Ratman. Dan diterima oleh Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo.

Hadir dalam acara itu Asdep Pengembangan Destinasi Regional I Reza Fahlevi didampingi Kasubbid Pengembangan Destinasi Area IB Andhy Marpaung dan Asdep Pengembangan Infrastuktur dan Ekosistem Pariwisata

Menurut Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi, penyerahan homepod ini menjadi bukti keseriusan Kemenpar menggarap destinasi serta mengembangkan nomadic tourism.

“Amenitas nomadic tourism berupa homepod di destinasi wisata sekitar Danau Toba menjadi bukti keseriusan kita. Pengembangan akan terus kita lakukan agar destinasi yang kita punya semakin mumpuni,” papar Reza Fahlevi.

Diterangkannya, Homepod dibangun untuk menambah pilihan akomodasi bagi wisatawan.

“Homepod yang kita bangun adalah sebagai salah satu Pilot Project Amenitas di Kawasan Danau Toba. Pembangunan selesai pada pertengahan bulan September 2019 dan dilengkapi dengan instalasi AC dan TV. Amenitas ini akan benar-benar nyaman,” terang Reza Fahlevi lagi yang diamini oleh Kasubid Pengembangan Destinasi Area I B , Andhy Marpaung.

Dijelaskannya, pengelolaan Homepod akan diserahkan kepada Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT). Reza mengatakan, Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) diharapkan bisa memanfaatkan secara maksimal. Dan homepod dikelola sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Homepod tersebut dapat diangkat sebagai salah satu Icon Amenitas. Serta pelengkap dari homestay yang telah ada di sekitar The Kaldera Danau Toba Resort dan Desa Sigapiton,” jelas Reza Fahlevi .

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman, menjelaskan desain homepod menunjang kearifan lokal.

“Desain homepod sesuai dengan desain Sayembara Arsitektur Nusantara yang terbuat dari bambu semoga dapat menambah Jumlah kunjungan wisatawan Mancanegara ke Sumatera Utara dimana angka per Agustus 2019 sebesar 163.989 wisatawan,” papar Dadang.
Ia menambahkan, keberadaan Homepod tersebut akan disinergikan dengan paket wisata dan atraksi wisata yang ada di Desa Sigapiton, Kec. Ajibata Toba Samosir.

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) , Arie Prasetyo menyampaikan ungkapan terimakasih dukungan yang diberikan oleh Kemenpar.

Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya Homepod akan semakin menambah amenitas pariwisata di lahan otorita berbarengan dengan pembangunan yang dilakukan oleh PT. Crystal Land Development membangun glamorous camping (glamping) berbintang 5 lima di salah satu lokasi di dalam Toba Caldera Resort.

Sebagai destinasi super prioritas, Danau Toba membutuhkan 3A yang kuat. Atraksi, akses, dan amenitas harus bagus. Dengan hadirnya homepod, wisatawan memiliki pilihan amenitas dan atraksi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif , Wishnutama Kusbandio memberikan apresiasi atas hadirnya homepod di Kaldera Danau Toba Resort.

“Homepod adalah bagian dari nomadic tourism. Kemampuan kreativitas kita harus lebih baik. Daya tarik itu kita ciptakan. Merawat pemberian Tuhan, mengolah destinasi menjadi penopang kreativitas wisata. Homepod memenuhi kebutuhan amenitas secara cepat. Sebab, kalau kita membangun hotel berbintang akan memakan waktu yang sangat lama. Untuk menyiasatinya adalah dengan membangun nomadic amenities. Selain homepod, ada glamcamp, caravan, dan lainnya,” tuturnya.(***)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *