Bimtek SDM Ekonomi Kreatif Fotografi dan Gerakan BISA Kembangkan Inovatif dan Kreatifitas

24 0

MAGELANG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kratif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SDM Ekonomi Kreatif Fotografi dan Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA). Program tersebut dipusatkan di Desa Mendut, Kabupaten Magelang, Rabu (22/9/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kemenparekraf dari Direktorat PSDM Ekonomi Kreatif, Pejabat Analisis Kebijakan Ahli Madya Koordinator Edukasi I, Rita Dwi Kartika Utami, kemudian Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, Lurah Mendut Wan Usman, Kepala Desa Gunungpring Ilham Abadi, Kepala Desa Tamanagung Imam Sampurna dan 100 peserta dari penggiat ekonomi kreatif warga setempat.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso mengatakan “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang pertama kegiatan ini memberikan pengetahuan dan memberikan wawasan yang lebih luas pada para pelaku ekonomi kreatif dibidang pariwisata, dan yang kedua pasti dengan pengetahuan yang bertambah dengan memberikan pengetahuan pengetahuan tentang adaptasi kebiasaan baru, mereka akan memahami dan akan berusaha menjadi kreatif, menjadi inovatif menyesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru yang harus dilakukan, dalam masa pandemi ini bukan berarti berhenti, mereka masih terus bisa berkarya bahkan lebih baik tetapi pasti dengan melakukan inovasi dan kreatifitas yang lebih tinggi.

Iwan Sutiarso menambahkan “Ini juga cara baru untuk mengenalkan adaptasi kebiasaan baru dengan pola hidup yang bersih, indah, sehat, dan aman. Harapannya tentunya ini akan menjadi kebiasaan baru bagi kita semua yang harus terus didorongkan sehingga kebiasaan kebiasaan termasuk hidup bersih sehat, protokol kesehatan, CHSE seperti environment itu menjadi sesuatu yang terinternal pada diri kita dan kita implementasikan di dalam kehidupan kita sehari hari termasuk di dalam kegiatan kepariwisataan”.

“Kondisi pariwisata di Kabupaten Magelang di masa pandemi ini sangat turun karena sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak dengan covid-19 ini, orang yang biasa datang berkumpul, menjadi tidak boleh, dibatasi di sana sini, tetapi dengan kreatifitas, itu semua dapat diatasi walaupun pasti belum akan sesuai dengan normal tetapi bisa dilakukan dengan cara cara kreatif misalnya mereka wisata tetap dibuka tetapi protokol kesehatan dilakukan, pembatasan pembatasan terhadap jumlah pengunjung, melakukan kegiatan sesuai SOP, mereka harus melakukan simulasi, semua itu harus menjadi sesuatu yang harus dilakukan tetapi dampaknya pasti ada oleh karena itu dengan kegiatan yang dilakukan hari ini harapannya dampak dampak itu setidaknya bisa dikurangi dan bisa menjadi pendorong untuk lebih kreatif dan inovatif sesuai dengan tema ini” ujar Iwan Sutiarso

Dalam sambutannya Pejabat Analisis Kebijakan Ahli Madya Koordinator Edukasi I, Rita Dwi Kartika Utami mengatakan “Perkembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini sudah semakin maju dan persaingan usaha kreatif juga semakin ketat, sehingga semua pihak yang terkait di dalam lingkaran Pariwisata & Ekonomi Kreatif harus dapat saling bersinergi dengan berbagai pihak”.

“Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, menyelenggarakan beberapa kegiatan baik secara daring/online maupun langsung di masa adaptasi kebiasaan baru yang ditujukan kepada para pelaku ekonomi kreatif yang saat ini terdampak COVID 19”. ungkap Rita Dwi Kartika Utami

“Pada kesempatan kali ini, Direktorat Pengambangan SDM Ekonomi Kreatif menyelenggarakan sebuah perpaduan atau blended activity dari dua buah kegiatan yaitu Bimbingan Teknis Fotografi dengan menggunakan smartphone dan Gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman)”, kata Rita Dwi Kartika Utami

“Melalui bimbingan teknis ini para pelaku ekonomi kreatif di Kelurahan Mendut dapat meningkatkan outcome di masa adaptasi kebiasaan baru ini dengan metode branding yang berbeda, salah satunya memanfaatkan perangkat smartphone untuk melahirkan sebuah karya dari jepretan produk mereka, yang nantinya diharapkan menjadi daya tarik pembeli atau wisatawan yang melihatnya”, ujar Rita Dwi Kartika Utami

“Pada kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber profesional di bidang Photografi, yakni Ibu Dewi Sartika Bukit Fotografer Profesional. Dalam diskusi nanti narasumber akan berbagi bagaimana memaksimalkan karya jepretan dengan menggunakan perangkat seadanya namun dengan teknik yang luar biasa”

“Selain itu Direktorat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif juga mengajak para pelaku ekonomi kreatif di Desa Mendut untuk sadar akan pentingnya menjaga kebersihan, keindahan, kesehatan dan
keamanan di daya tarik pariwisata dalam melaksanakan kegiatan sehari hari di lingkungan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Gerakan BISA menghibahkan beberapa bantuan yang nantinya akan dapat berguna bagi Desa Mendut yang berupa Wastafel, Gerobak sampah dan perangkat kebersihan lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dan berlangsung selama 8 jam, terdiri dari 2 sesi. Pagi Bimtek, siangnya Gerakan BISA.

Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta maupun orang orang sekitar Desa Mendut, dan mendapatkan wawasan baru yang segar juga kreatif untuk tetap berkarya serta menghasilkan produk produk fotografi yang nanti dapat dinikmati masyarakat Indonesia.

Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat untuk memajukan serta mengoptimalkan seluruh sumber daya di sektor ekonomi kreatif agar menjadi sejahtera, serta dapat mendukung perekonomian Indonesia menjadi semakin maju.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *