Candi Muaro Jambi, Destinasi Sejarah Saksi Kebesaran Masa Lalu

208 0

JAMBI – Destinasi wisata yang dimiliki Provinsi Jambi terbilang lengkap. Selain memiliki budaya yang masih terjaga, Jambi juga memiliki destinasi alam yang indah. Potensi yang dimiliki semakin lengkap dengan hadirnya destinasi wisata sejarah, Candi Muaro Jambi.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, M Arif Budiman, Candi Muaro Jambi berada di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Jaraknya, sekitar 26 kilometer sebelah timur Kota Jambi.

“Candi Muaro Jambi melengkapi kekayaan destinasi wisata yang kita miliki. Karena, selain wisata alam dan budaya, kita juga memiliki wisata sejarah pada Candi Muaro Jambi. Situs ini menjadi salah satu yang kita andalkan untuk menarik wisatawan,” tuturnya kepada peserta Famtrip Media ke Jangkat Festival 2022, 23 sampai 26 Juni.

Kompleks Candi Muaro Jambi ditemukan sekitar abad ke-19. Lokasinya berada tepat di tepi Sungai Batanghari. Candi ini diperkirakan dibangun pada abad 7-12 Masehi. Kuat dugaan kompleks Candi Muaro Jambi adalah peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu.

“Candi Muaro Jambi bukan hanya penting bagi masyarakat Jambi, tetapi juga memperkaya khasanah Indonesia. Apalagi, candi ini diduga peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang pada masa itu menjadi adalah kerajaan besar di Indonesia,” terangnya.

Kompleks Candi Muaro Jambi sempat disebut sebagai kompleks candi terluas di Indonesia dan Asia Tenggara dengan luas mencapai 3.981 hektare. Kompleks ini pertama kali dilaporkan pada tahun 1824 oleh seorang tentara Inggris bernama SC Crooke.

Namun, pemugaran kompleks candi ini beru dilakukan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1975. Berdasarkan penelitian, Kompleks Candi Muaro Jambi dulunya merupakan tempat peribadatan sekaligus tempat pendidikan agama Budha.

Kesimpulan tersebut didukung dengan adanya arca dan artefak di Candi Muaro Jambi dengan corak Buddhisme.

“Kekayaan ini akan terus kita jaga dan lestarikan sehingga anak cucu kita tetap bisa menikmati kemegahannya. Dan kita akan terus mendorong agar bisa terus diperkenalkan sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan,” katanya lagi.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.