Creativepreneur Exhibition, Bukti Mahasiswa Pariwisata Kreatif

17 0

MEDAN – Selama ini, mahasiswa pariwisata dan perhotelan identik dengan jalan-jalan, masak, bikin kue dan membersihkan kamar. Padahal ilmu yang didapat lebih dari itu. Mahasiswa pariwisata juga kreatif. Hal ini dibuktikan dalam Creativepreneur Exhibiton, 6 Desember 2019, di kampus Poltekpar Medan.

Creativepreneur Exhibiton dipenuhi dengan booth yang menjual hasil karya mahasiswa. Selain itu, acara ini penuh dengan kegiatan kreatif.

“Melatih mahasiswa untuk memiliki jiwa entrepeneurship merupakan tantangan yang harus dijawab oleh Poltekpar Medan. Tidak cukup hanya dengan memberikan teori-teori dan pelatihan. Mahasiswa perlu diberikan realisasi. Salah satu yang kita lakukan adalah dengan mengadakan event-event yang diorganisir oleh mahasiswa dibawha pengawasan para dosen pembimbing, salah satunya Creativepreneur Exhibition ini,” kata Anwari Masatip Direktur Politeknik Pariwisata Medan.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Administrasi, Keuangan dan Umum Poltekpar Medan Zumri Sulthony. Hadir Perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Genpi Sumut, Orang Tua Mahasiswa, Dharma Wanita, para alumni dan tamu undangan lainnya.

Dijelaskan Anwari, kegiatan ini mengajak mahasiswa untuk menciptakan produk-produk yang bisa dijual, menyiapkan bahan, bagaimana mengemas dan bagaimana menarik perhatian par apengunjung untuk membeli.

“Mahasiswa harus diberi keyakinan bahwa mereka setelah selesai kuliah tidak hanya menjadi sumber daya manusia yang siap pakai, tetapi juga harus menjadi wirausaha yang mampu menyiapkan lapangan kerja bagi orang lain,” terangnya.

Dalam Creativepreneur Exhibiton, mahasiswa menjual lebih kurang 70 jenis produk makanan yang sudah di improvisasi menunya. Ada kebab durian, kebab daging, snack khas daerah lokal, tahu balik, mi ayam, mi sop, sushi, pizza, rujak serut dan lain sebagainya.

Selain menjual makanan mahasiswa juga menciptakan produk seperti aksesoris rambut, tas kecil yang terbuat dari kain batik dan paket wisata perjalanan.

“Kegiatan creativepreneur ini juga untuk memotivasi mahasiswa untuk lebih percaya diri membuat sebuah karya, menjadi sarana merealisasikan kreativitas serta membentuk mahasiswa sebagai entrepreneur sejak dini,” sahut Ketua Panitia Muhammad Yunus saat pembukaan kegiatan.

Kreativitas mahasiswa juga diuji melalui kemampuan mereka saat mengikuti lomba-lomba yang telah disusun sedemikian rupa untuk membuat acara lebih meriah. Mahasiswa yang hobby menyanyi dilatih untuk tampil penuh rasa percaya diri di tengah-tengah acara melalui lomba menyanyi dan lypsinc.

Mahasiswa harus berkreasi sekreatif mungkin untuk menjadi pemenang. Mahasiswa yang hobby dalam bidang video dan foto juga memiliki kesempatan untuk berkompetisi dalam lomba foto. Mereka harus membuat dokumentasi selama kegaiatn berlangsung, memilih angle yang bagus dan membuat video yang menarik.

Tidak kalah menariknya para mahasiwa juga mengisi kegiatan ini dengan tari kreatif modern.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Ni Wayan Giri Adnyani, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, Poltekpar Medan telah menunjukkan implementasi dari kesungguhan dalam mengembangkan jiwa entrepreneurship mahasiswa dan upaya melahirkan sekaligus mengembangkan entrepreneur.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan jiwa berwirausaha bagi kalangan mahasiswa, memberikan pemahaman untuk memulai bisnis itu tidak hanya dengan modal yang besar namun dengan ide kreatif kita sudah bisa memulai bisnis. Mahasiswa belajar lebih dalam tentang implementasi kewirausahaan dan mengetahui praktik riil dunia kewirausahaan dan industry kreatif,” ujar Giri Adnyani.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *