Ditjen PSP Benahi Saluran Irigasi Tersier di Subak Leba Gianyar

446 0

GIANYAR – Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) melakukan gerak cepat untuk menunjang pertanian di Subak Leba, Desa Babakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali. Ditjen PSP membenahi saluran irigasi yang bermasalah lewat kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi sangat penting.

“Kita tidak mau pertanian bermasalah, apalagi dengan air. Oleh karena itu, kita dukung pertanian dengan menggelar sejumlah kegiatan, salah satunya dengan rehabilitasi jaringan irigasi tersier. Kita berharap kegiatan ini bisa membuat pertanian terus berlangsung meski harus menghadapi musim kemarau,” tuturnya, Rabu (19/08/2020).

Sementara Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan, RJIT adalah kegiatan untuk merehabilitasi atau meningkatkan fungsi jaringan irigasi, khususnya tersier.

“Dengan kegiatan RJIT, kita berupaya melakukan peningkatan luas areal tanam dan indeks pertanaman. Khususnya, pada jaringan yang dilakukan rehabilitasi. Kita juga meningkatkan partisipasi P3A/GP3A/Poktan/Gapoktan dalam pengelolaan jaringan irigasi,” tuturnya.

Menurut Sarwo Edhy, salah satu kegiatan RJIT Ditjen PSP dilakukan di Subak Leba, Desa Babakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. Irigasi ini memanfaatkan sumber air dari Bendung Sangsang II, di Daerah Irigasi Sangsang II.

“Kegiatan RJIT kita lakukan di Subak Leba karena kondisi existing saluran tanahnya mengalami banyak bocoran atau rembesan. Oleh karena itu, kita atasi agar pertanian di tempat itu tidak terganggu,” katanya.

Konstruksi RJIT yang dibangun memiliki dimensi Lebar 0,7 Meter, Tinggi 0,52 Meter, dan Panjang 135 Meter.

Indeks Pertanaman awal di Subak Leba 1 hingga 1,5 kali. Dengan adanya kegiatan RJIT ini diharapkan terjadi peningkatan IP menjadi 2 Kali. Sedangkan produktivitas yang saat ini 6,3 ton/Ha, diharapkan dapat meningkat menjadi 7,3 ton/Ha hingga 8 ton/Ha.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *