Dorong Percepatan Alur Industri, Kementerian Perindustrian Gelar FGD Diseminasi Rencana Pengembangan Logistik 4.0

105 0

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong transformasi rantai pasok dan logistik pada sektor industri menuju era digital. Salah satunya dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Diseminasi Rencana Pengembangan Logistik 4.0. FGD ini digelar di HARRIS Vertu Hotel, Jakarta, Jumat (20/12).

“Pemerintah Indonesia telah meluncurkan insiatif Making Indonesia 4.0 pada tahun 2018 dengan visi Indonesia sebagai top 10 ekonomi dunia tahun 2030. Dalam hal ini distribusi logistik memiliki peranan penting dalam meningkatkan industri yang berkembang baik di Indonesia,” kata Kepala Biro Perencanaan Kemenperin Herman Supriadi di pembukaan acara tersebut.

Lebih lanjut Herman mengatakan, jika saat ini pemerintah telah menetapkan 10 agenda prioritas Making Indonesia 4.0. Termasuk didalamnya rencana aksi perbaikan alur aliran material yang secara implisit mengamanatkan perbaikan kinerja logistik.

Menurutnya, logistik 4.0 akan mendorong perubahan metode dan cara pertukaran data antar ekosistem logistik. Dari pertukaran data bilateral yang kurang efisien menjadi platform digital yang meningkatkan keamanan dan kemudahan akses pada informasi end-to-end rantai pasok.

Selain itu meningkatkan kepastian atas keaslian dan imutabilitas dokumen digital, meningkatkan kolaborasi ekosistem dan kepercayaan alur kerja lintas organisasi. Dan yang pasti penurunan biaya administrasi yang jauh lebih murah dan mengeliminasi biaya untuk memindahkan dokumen fisik lintas batas internasional.

“Transformasi tersebut diharapkan dapat mengurangi biaya logistik Indonesia yang saat ini kurang lebih mencapai 24% dari PDB.
Masalah sistem logistik di Indonesia saat ini diklasifikasikan ke dalam 7 (tujuh) kategori, meliputi : masalah komoditas penggerak utama, infrastruktur transportasi, pelaku dan penyedia jasa logistik, manajemen sumber daya manusia, teknologi informasi dan komunikasi, regulasi, peraturan & perundangan, dan kelembagaan,” tutupnya.

Related Post

Gerakan BISA di Sundaland Cikole Lembang

Posted by - 3 Oktober 2020 0
BANDUNG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi X DPR RI, menerapkan protokol kesehatan di destinasi wisata Sundaland…

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *