Dukung Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia, Kemenparekraf Promosikan Destinasi Super Prioritas Danau Toba

92 0

JAKARTA – Guna meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) promosikan destinasi Super Prioritas Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut).

Promosi itu dilakukan dalam bentuk perjalanan Edutrip di destinasi Super Prioritas Danau Toba bersama 16 orang mahasiswa Politeknik Pariwisata Medan, dari jurusan Kepariwisataan pada 14-17 Mei 2023, kemarin.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan Destinasi Super Prioritas Danau Toba, sebagai upaya untuk meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara, dan mendukung gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI),” ujar Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI, Dwi Marhen Yono.

Dalam perjalanan tersebut ada beberapa tempat di Danau Toba yang dikunjungi di antaranya, Desa Wisata Huta Tinggi, Desa Wisata Hariarapohan, Geosite Sipinsur, Lapangan Sisingamangaraja XII, Desa Wisata Lumban Bulbul, dan beberapa tempat lainnya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) untuk meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara sebagai salah satu upaya dalam menghadapi resesi global,” jelas Marhen.

“Wisatawan nusantara dapat menjadi andalan yang dapat mendukung industri pariwisata, salah satunya dapat dilihat dalam masa pandemic, ketika wisatawan nusantara memiliki kontribusi besar dalam mendukung kelangsungan industri pariwisata,” sambungnya.

Lebih lanjut, Marhen menambahkan kegiatan perjalanan wisata pengenalan tersebut para mahasiswa diajak untuk mengunjungi Bukit Holbung yang merupakan lokasi pengambilan gambar film Ngeri-Ngeri Sedap, serta lokasi penyelenggaraan F1 Powerboat.

“Diharapkan dari kegiatan ini peserta dapat menghasilkan konten yang membantu memasarkan Destinasi Super Prioritas Danau Toba,” jelasnya.

Sementara itu, Liyushiana, Ketua Jurusan Kepariwisataan, Politeknik Pariwisata Medan, menyampaikan bahwa mahasiswa yang menjadi peserta dalam kegiatan perjalanan tersebut merupakan mahasiswa terpilih yang sudah terbiasa membuat konten foto dan video serta kerap melakukan penelitian sehingga diharapkan paham dalam melakukan pemasaran.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan, diharapkan target dan tujuan dari kegiatan untuk memasarkan Destinasi Super Prioritas dapat tercapai,” ucap Liyushiana.

Di sisi lain, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan gerakan Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) saat ini harus tetap dilakukan dan galakkan.

Sandiaga menyebut melalui Gerakan Nasional BBWI diharapkan juga dapat menarik minat masyarakat Indonesia untuk tetap berwisata di Indonesia, dari kita oleh kita dan untuk kita masyarakat Indonesia. Terlebih saat ini, di setiap destinasi wisata di Nusantara tengah menunjukkan kebangkitannya pasca pandemi.

“Sekali lagi, sektor parekraf tidak dapat berjalan sendirian. Kami tetap membutuhkan kolaborasi antar berbagai pihak untuk mewujudkan ekosistem yang baik bagi para pelaku usaha di sektor parekraf. Serta menjadi sinergi yang apik untuk menjawab tantangan ancaman resesi ke depan, dan mengubahnya menjadi sebuah peluang untuk tetap berkembang,” tuturnya. (*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *