Festival Wonderful Indonesia Motamasin Dibuai Keindahan Tari Tebe

123 0

MALAKA – Setelah sukses digelar pada bulan September lalu, Festival Wonderful Indonesia kembali digelar di PLBN Motamasin, 25-26 Oktober 2019. Kegiatan ini berlangsung di Pos Lintas Batas Montamasin, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Selain stand bazaar, berbagai acara menarik tersaji dalam pembukaan festival, Jumat (25/10) kemarin. Mulai dari hiburan musik Harmoni Band, Tari Tebe, sampai dengan penampilan Komunitas Zumba dari Malaka.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka, Rofinus Bau, mengaku sengaja menyisipkan Tari Tebe dalam rangkaian acara karena dinilai sangat pas untuk meramaikan kegiatan tersebut. Tari Tebe sendiri merupakan tarian khas Atambua yang menandakan pergaulan yang akrab di antara warga. Selain itu, Tari Tebe juga sebagai suatu luapan kegembiraan atas keberhasilan atau kemenangan. Tak heran jika tarian ini sangat meriah dengan musik yang penuh semangat.

“Tari Tebe dibawakan oleh para pria dan wanita yang bergandengan tangan sambil bernyanyi bersahut-sahutan. Mereka melantunkan syair dan pantun yang berisikan puji-pujian, kritikan, atau permohonan sambil menghentakkan kaki sesuai irama lagu,” jelasnya.

Tarian ini berakhir ketika semua penari duduk bersilang di atas tikar besar. Mereka kemudian bersama-sama mencicipi hidangan ringan sebagai tanda berpisah dan pulang ke rumah masing-masing.

“Konon, pada zaman dahulu, tarian ini digunakan untuk semacam perayaan kemenangan perang. Mereka biasa memancang kepala musuh yang dibawa dari medan perang di tengah lapangan. Mereka akan mengelilingi kepala itu semalaman sambil menari hingga empat hari lamanya,” kata Rofinus.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh. Ricky Fauziyani mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kali kedua diadakan. Festival Wonderful Indonesia yang pertama dihelat pada September 2019, dan berhasil menarik banyak pengunjung.

“Kita ingin mengulang kesuksesan pada bulan September lalu. Kali ini acara disesuaikan dengan waktu hari pasar. Dengan suksesnya acara ini, kita berharap makin banyak wisatawan yang datang, sekaligus mengangkat perekonomian masyarakat di sekitar PLBN,” ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menambahkan, pelaksanaan Festival Wonderful Indonesia telah dievaluasi secara menyeluruh. Sejumlah masukan pun mengemuka, baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Kita evaluasi semuanya. Mulai dari lokasi acara, waktu pelaksanaan, konten bazar, dan pengisi acara. Kita berharap Festival Wonderful Indonesia bisa menjadi agenda rutin, dengan kemasan acara yang lebih baik dari waktu ke waktu,” tandasnya. (*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *