Ikuti Prosedur, Tatib Pemilihan DPD RI Penuhi Aspek Hukum

169 0

JAKARTA – Ahli Hukum Tata Negara Dr. Margarito Kamis menghimbau agar para anggota DPD RI terpilih yang akan dilantik dan melakukan sidang paripurna perdana pada 1 Oktober 2019 nanti tidak lagi mundur ke belakang dengan mengutak atik kembali Tata Tertib (Tatib) pemilihan pimpinan DPD RI yang hanya akan menghasilkan kegaduhan.

Hal itu ditegaskan doktor alumni Universitas Indonesia tersebut sebagai bagian dari tujuan mempercepat kerja-kerja anggota DPD RI yang sudah ditunggu masyarakat di daerah, yang belakangan ini mengalami beberapa persoalan yang membutuhkan perhatian cepat dan serius dari para wakilnya di Senayan.

“Saya sudah baca Tatib itu. Menurut saya sudah cukup mewakili dan memenuhi norma-norma hukum sebagai bagian dari negara demokratis. Karena sejatinya Tatib itu adalah pagar saja, untuk menjamin kelangsungan sebuah proses berbangsa, yang salah satunya penentuan pimpinan DPD RI,” ungkap Margarito, Senin (30/9/2019) di Jakarta.

Karena itu, lanjutnya, ia menyarankan agar anggota DPD RI mengedepankan semangat kebersamaan dengan menjalankan apa yang sudah dirumuskan di Tatib itu, demi tujuan yang lebih mulia. “Ini bukan soal kalah menang. Tetapi yang harus diutamakan agar kehidupan berbangsa ini sehat. Dan memberi tauladan kepada rakyat yang Anda wakili,” ungkap akademisi asal Ternate itu.

Sebab tambahnya, jika kegaduhan sudah terjadi di sidang perdana, rakyat di daerah makin tersakiti perasaannya, terutama mereka yang hari hari ini sedang mengalami persoalan serius. Seperti konflik di Papua hingga kebakaran lahan dan hutan. “Tunjukkan semangat berbangsa, semangat saling berbesar hati dan lapang dada, demi kepentingan rakyat di daerah yang Anda wakili,” pungkasnya. (*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *