Ini Dia Tempat Instagramable Tengah Viral Di Buleleng

136 0

BULELENG: Jika anda ke Buleleng, jangan lupa foto-foto di Wanagiri Hidden Hills. Tempat yang mengesankan ini merupakan objek wisata yang tengah viral di dunia maya maupun di dunia nyata. Kini kawasan wisata ini semakin ramai dikunjungi oleh kawula muda terutama yang hobi berselfie. Sebab banyak spot yang instagramable.

Dahulu, kawasan ini masih terbengkalai dan kotor. Banyak orang yang merasa bahwa kawasan ini angker dan merasa takut jika melalui kawasan ini. Namun akhir-akhir ini kawasan ini populer terlebih di media sosial. Tempat hitz ini menawarkan keindahan alam serta spot foto kekinian. Selain panorama alam, keasrian alam yang sejuk khas pegunungan siap menemani kunjungan Anda.

Wanagiri Hidden Hills Buleleng memiliki banyak spot foto seperti perahu yang jika berdiri di ujung depan serasa menaiki kapal Titanic, ada bentuk tangan yang menopang anda jika berdiri di atasnya, bentuk sangkar burung, oval, ayunan, dan lain-lain. Semua spot foto di sini berlatar belakang Danau Buyan. Ini akan menambah artistik foto Anda.

Wanagiri Hidden Hills berlokasi di Dusun Asih Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Tempat wisata hitz ini cukup dekat dengan Danau Beratan Bedugul.

Apabila Anda akan berkunjung ke Wanagiri Hidden Hills Buleleng sebaiknya memilih hari dengan cuaca cerah, sebab jika cuaca kurang mendukung maka lokasi wisata akan diselimuti kabut. Akan lebih menyenangkan apabila berlibur ke Wanagiri Hidden Hills bersama pasangan atau beramai-ramai bersama teman.

Menurut pengelolanya Ketut Ardhika Yasa, kunjungan wisatawan mancanegara ke lokasi ini rata-rata 300 pengunjung setiap harinya. Itu belum dengan wisatawan nusantara. “Kalau dengan wisatawan lokal bisa mencapai 500 lebih setiap harinya,”kata Ketut Ardhika saat berbincang, Sabtu (28/9).

Pria yang biasa disapa Dhika ini mengaku awalnya tahun 2014, ia membuat sendiri tempat spot foto ini. “Saya kan fotografer, jadi saya lihat di sini bagus buat spot foto. Kebetulan saya kan tinggal di sekitar sini. Muncul ide membuat tempat buat foto-foto. Awalnya saya cuma buat tempat berdiri yg menjorok ke tengah, ya seperti setengah jembatan namun ada pagar pengamannya,” kata Dhika.

Menurut Dhika setelah animo masyarakat cukup banyak, lantas ia bangun beberapa spot foto lainnya. “Awalnya sendiri, tapi kemudian disarankan oleh pemerintah desa agar dibuat koperasi dan melibatkan warga desa lainnya. Sekarang sudah ada 43 anggota dan semuanya harus warga desa Wanagiri. Koperasi kami sekarang tidak hanya mengelola spot foto ini, tapi juga kreasi lainnya, seperti waterfall dan pemandu wisata,” kata Dhika yang mengaku senang bisa membuat warga desanya ikut berperan mengembangkan potensi desa yang ada.

Menurut Dhika, kini koperasi yang dikelola bersama teman-temannya, koperasi Jasa Wisata Wanagiri, sudah bisa menyumbang ke pendapatan daerah dengan sharing pemasukan. “Ya jadi lumayan lah bisa menyumbang pendapatan negara bukan pajak,” katanya.

Menurut Dhika selain di Wanagiri Hidden Hills, ada 3 spot foto lainnya di sekitar danau Bayan. Semua dikelola oleh warga desa Wanagiri. “Yang mengelola harus warga Wanagiri dengan menunjukan ktp sebagai bukti memang warga sini,” kata Dhika

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *