International Batam Expo 2019 Meriahkan Pesta Hari Jadi Kota Batam ke-190

160 0

BATAM – Menyambut hari jadinya yang ke-190, pesta meriah digelar Kota Batam. International Batam Expo 2019 menjadi menu spesial mulai 11-15 Desember. Event ke-16 tersebut menyajikan 6 konten utama dengan beragam genre.

Memiliki durasi event 5 hari, International Batam Expo 2019 ada di Dataran Engku Putri, Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Kemeriahan pesta memiliki rangkaian panjang, seperti Pameran Produk Unggulan hingga Investasi dan Pariwisata. Ada juga konten Pameran Produk UKM, Kenduri Seni Melayu, Festival Coffee & Food, sekaligus Aneka Hiburan dan Lomba.

“International Batam Expo 2019 menjadi momentum spesial. Ada banyak potensi pariwisata unggulan yang akan digelar. Komposisinya lengkap mulai dari budaya, produk kreatif, kuliner, hingga aktivitas bisnis yang menjanjikan. Silahkan berinvestasi di Batam karena pariwisata tumbuh pesat di sini,” terang Kadisbudpar Kota Batam Ardiwinata, Minggu (17/11).

Denyut bisnis menjanjikan dimiliki Batam saat ini. Pertumbuhan ekonomi berada di angka 4,72%. Naik 0,22% dari tahun 2018 yang mencapai 4,5%. Namun, perekonomian Batam sempat terpuruk pada 2017 karena berada di kisaran 2,19%. Membaiknya kinerja ekonomi seiring pertumbuhan signifikan sektor pariwisata yang diikuti arus investasi.

Terus melesatnya sektor pariwisata Batam akhirnya memikat hati para investor. PT Pulau Binatng Emas pun mengalirkan investasi Rp11 Triliun. Suntikan dana besar tersebut digunakan untuk pengembangan Resor Kepri Coral. Posisinya ada di Pulau pengalap, Galang, Batam. Kawasan ini terkenal dengan view eksotis bawah lautnya. Kawasan ini bisa menampung 300 Ribu hingga 500 Ribu wisatawan per tahun.

Lebih awal, Pelindo I sudah lebih dahulu menggelontorkan anggaran Rp1,2 Triliun di awal April 2019. Investasi tersebut untuk pngembangan Pelabuhan Batuampar, Kota Batam. Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar mengungkapkan, Batam menjadi destinasi terbaik untuk liburan dan berinvestasi. Momentum tersebut nantinya terbuka lebar di International Batam Expo 2019.

“International Batam Expo selalu menarik. Siapapun bisa berlibur sekaligus menjalin relasi bisnis. Posisi Batam saat ini dan ke depannya sangat menjanjikan. Pergerakan wisatawannya sangat kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan wisatawan yang kompetitif memberikan impact positif lebar,” ungkap Buralimar.

Sepanjang 2019, pergerakan wisman sangat positif di Batam. Dari rentang Januari-Juli 2019, pergerakan wisman tumbuh 4,06% dari periode sama tahun sebelumnya. Jumlah riil arus wismannya sekitar 1,086 Juta orang. Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenparekraf Dessy Ruhati mengatakan, event bagus bagi branding destinasi.

“Ada banyak hal menarik dari International Batam Expo 2019. Batam memang menjadi lahan bisnis yang sangat bagus. Arus wismannya sangat positif. Pergerakannya tentu akan terus naik di Bulan Desember nanti. Sebab, Batam jadi destinasi pilihan utama para wisman untuk menikmati pesta perayaan Tahun Baru 2020. Dengan event International Batam Expo, penguatan branding otomatis terjadi,” kata Dessy.

Menggenapi posisi event sebagai spot lobi bisnis plus liburan, International Batam Expo 2019 memiliki konten Festival Coffee & Food juga Pameran Produk UKM. Ada banyak varian kopi yang bisa dinikmati. Hampir seluruh produk kopi nusantara ada di Batam. Batam juga memiliki kuliner khas seperti, Mie Lendir, Mie Sagu, Gonggong, Sop Ikan Batam, Luti Gendang, juga Bingka Bakar.

Semakin spesial, ada banyak produk UKM yang bisa digunakan sebagai oleh-oleh. Sebut saja, Coklat Rocklate, Kek Pisang Villa, Layers Batam Lamoist, Kue Batang Buruk Q-Ko Snack, Brownis Lava, hingga Teh Bunga Rosella. Ada juga Keripik Kari Fartiana hingga Kaus T-Obenk. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani, International Batam Expo 2019 jadi prioritas kunjungan.

“International Batam Expo 2019 menjadi destinasi yang wajib dikunjungi pada Desember nanti. Sebab, ada banyak kemeriahan di sana dan semuanya menarik. Wisatawan bahkan bisa mengembangkan relasi bisnis di sana. Selagi ada waktu, wisatawan bisa mulai mengatur perjalanan ke Batam dari sekarang,” tutup Rizki.(****)

Related Post

Gerakan BISA di Sundaland Cikole Lembang

Posted by - 3 Oktober 2020 0
BANDUNG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi X DPR RI, menerapkan protokol kesehatan di destinasi wisata Sundaland…

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *