Foto : Istimewa

IPDMIP Berdampak Positif di Manggarai Timur

290 0

DESTINASIDIGITAL.COM//NTT – Program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) membawa dampak positif bagi pertanian di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Program ini bukan hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mengubah perilaku petani.

IPDMIP merupakan program pemerintah di bidang irigasi. Tujuannya untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi kewenangan pusat, kewenangan provinsi maupun kewenangan kabupaten.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, program IPDMIP diharapkan bisa mendukung tercapainya swasembada beras sesuai program Nawacita Pemerintah Indonesia.

“Tanggung jawab pertanian adalah menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia, dan ini merupakan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian (Kementan) dan semua pelaku pembangunan pertanian. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi terhenti,” tuturnya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan terus berupaya mempercepat Pelaksanaan Program IPDMIP.

“KIta berharap pembangunan pertanian melalui program IPDMIP dapat meningkatkan pendapatan petani, khususnya di daerah Irigasi dan masyarakat sekitar program IPDMIP,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Jaya Makmur, Yohanes B. Okalung, yang berada di Desa Golo Loni Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, menyampaikan bahwa Program IPDMIP membawa perubahan pada peningkatan Produksi padi sawah petani.

“Sebelum program IPDMIP berjalan di desa tersebut, produktivitas padi petani hanya sebesar 3,4 ton/ha dan sekarang sudah mencapai 4,3 ton/ha. IPDMIP juga membawa perubahan pola pikir petani tentang cara mengelola usaha tani yang baik, petani diajarkan penyuluh pendampingnya tentang cara mengelola usaha tani padi sawah yang baik melalui Sekolah Lapang (SL),” katanya.

Sedangan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Leli Nuryati menilai program IPDMIP yang berlangsung sejak 2019 berjalan dengan baik di tempat ini.

Penilaian disampaikan Leli Nuryati saat berkunjung ke desa Daerah Irigasi Wae Mao sebagai salah satu lokasi proyek IPDMIP di Kabupaten Manggarai Timur.

Kedatangan rombongan langsung diterima secara adat Manggarai Timur. Selanjutnya rombongan diantar ke tempat acara dengan didampingi Kadis Pertanian Manggarai Timur dan Kepala seksi Penyuluhan Pertanian Provinsi NTT.

Dalam tanya jawab yang dipandu Kepala Bidang Penyuluhan Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes S. Manubelu, semua yang bertanya menyampaikan kegembiraanya dengan adanya program IPDMIP.

“Semua merasa senang dengan adanya program ini. Karena PPL selalu setia mendamping tentang pengelolaan usaha tani melalui sekolah lapang,” tutur Leli Nuryati.

Kegiatan ini dihadiri Kelompok Tani Wae Teku Tedeng dan kelompok Jaya Makmur yang telah selesai mengikuti kegiatan sekolah Lapang.(Yla/EZ)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *