Jaga Produksi di Enrekang, Ditjen PSP Kementan Bangun 2 Embung

21 0

ENREKANG – Kementerian Pertanian, melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), menjaga produktivitas pertanian di Enrekang, Sulawesi Selatan. Caranya, dengan membangun dua embung di Kecamatan Maiwa dan Kecamatan Anggeraja.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjaga ketersediaan air di musim kemarau sangat penting.

“Musim kemarau bisa berdampak pada kekeringan, dan ini adalah ancaman serius buat pertanian. Oleh karena itu, kita harus mengantisipasi ketersediaan air, salah satunya dengan membangun embung,” tuturnya, Rabu (19/08/2020).

Hal senada disampaikan Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy.

“Musim Kemarau di Enrekang biasanya dimulai pada bulan Juli atau Agustus. Sedangkan tanam dilakukan September dimana kemarau masih berjalan. Untuk itu, kita antisipasi kekeringan dengan membangun embung di dua lokasi,” tuturnya.

Lokasi pertama pembangunan embung dilakukan di Desa Pattondon Salu, Kecamatan Maiwa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok Tani Kiwa yang diketuai Sofyan Adi Rosaldi.

“Embung dilakukan untuk mengairi lahan seluas 30 hektare. Dimensi embung yang kita bangun memiliki panjang 70 meter, lebar 26 meter, dan dalam 3 meter,” terangnya.

Embung ini memanfaatkan mata air atau aliran permukaan. Hal ini dimungkinkan karena bangunan embung berada di tempat yang rendah.

Embung kedua dibangun di Desa Bubun Lamba, Kecamatan Anggeraja. Kegiatan ini dilakukan oleh Poktan Manini Punala yang diketuai Rismawati.

Di tempat ini bangunan embung memiliki dimensi panjang 22 meter, lebar 11 meter, dan dalam 2,5 meter. Embung memanfaatkan air sungai.

“Lokasi layak untuk embung karena bisa menampung air dari sungai yang di pompa ke dalam embung. Air ini kemudian dipompa kembali ke areal pertanaman dengan sprinkler,” terang Sarwo Edhy.(***)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *