Kegiatan RJIT Kementan Bikin Petani di Lombok Barat Bisa 2 kali Tanam

24 0

JAKARTA – Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) mendukung aktivitas pertanian di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dengan melakukan kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kegiatan RJIT dilakukan untuk menjaga agar pasokan air ke lahan pertanian tetap terjaga, khususnya saat musim kemarau.

“Kegiatan RJIT adalah memperbaiki atau memaksimalkan saluran irigasi agar daerah yang dialiri air bisa lebih luas. Tujuannya jelas untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan membantu peningkatan kesejahteraan petani,” tutur Mentan SYL, Minggu (16/08/2020).

Sementara Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan kegiatan RJI di Lombok Barat, dilaksanakan oleh GP3A Gebong Baru yang diketuai Aruman dengan lahan seluas 250 hektare.

“Kegiatan RJIT di Lombok Barat kita lakukan di Desa Jagaraga Indah, Kecamatan Kediri, dengan IP = 100. Pola tanam yang dikembangkan petani adalah padi – palawija jenis cabe. Provitasnya mencapai 5 – 6 ton/ha,” terangnya.

Sarwo Edhy menambahkan, komponen kegiatan yang dilakukan dalam RJIT ini adalah melakukan rehabilitasi talang air, juga rehabilitasi saluran irigasi tersier.

“Pada kondisi sebelumnya, talang air yang ada di aliran irigasi itu putus. Sehingga, petani hanya bisa menanam padi sebanyak satu kali. Dengan kegiatan RJIT, rehab talang air yang kita perbaiki diharapkan bisa membantu menanam padi sebanyak dua kali seperti semula,” katanya.

Sarwo Edhy menjelaskan, sasaran kegiatan RJIT ini adalah untuk merehabilitasi atau meningkatkan fungsi jaringan irigasi, khususnya tersier.

“Selain itu, dengan kegiatan ini kita juga ingin meningkatkan luas areal tanam dan indeks pertanaman pada jaringan yang dilakukan rehabilitasi, serta meningkatkan partisipasi P3A/GP3A/Poktan/Gapoktan dalam pengelolaan jaringan irigasi,” tuturnya.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *