Keindahan Pulau Flores Bikin Peserta Molas Trip 2020 Terpukau

65 0

LABUAN BAJO – Pesona yang dimiliki Pulau Flores sungguh luar biasa. Siapa pun yang berkunjung akan dibuat terpukau. Hal ini juga yang dirasakan peserta Molas Trip 2020.

Touring sepeda motor mengelilingi Pulau Flores selama 4 hari 3 malam, dengan rute sejauh 1031 km, mampu meninggalkan kesan tersendiri buat peserta.

Pada hari pertama, rute yanng ditempuh adalah Labuan Bajo – Savana Mausui. Sedangkan di hari kedua peserta menyusuri  Mausui – Kelimutu. Di hari ketiga, giliran Kelimutu – Riung yang dilewati. Sedangkan di hari terakhir peserta melintasi Riung – Labuan Bajo.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, mengatakan bahwa dari seluruh jalur yang dilewati ini dapat dijadikan referensi pola perjalanan atau tourist pattern bagi para turis overlander dan penyedia jasa perjalanan.

“Namun, dari hasil evaluasi yang dilakukan, jumlah hari yang dialokasikan seharusnya bisa lebih panjang, sehingga cukup waktu untuk eksplorasi,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa VJ itu menambahkan, Kemenparekraf bersama Dualsport Adv Indonesia merekomendasikan jalur trans Flores, tepatnya dari Labuan Bajo sampai Larantuka.

“Jalur ini sangat cocok bagi wisatawan nomadic, overlander, road trip atau self drive tourist dengan tingkat kesulitan ringan. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam dan budaya disepanjang jalur,” katanya.

Vinsen menambahkan, untuk jalur utara yang lebih hard dan diperuntukan bagi mereka yang memilki ketertarikan dan keahlian khusus. Untuk jenis kendaraan yang disarankan memakai motor dualsport dan mobil 4×4.

Tim juga menyarankan agar pemerintah menyiapkan fasilitas stop over dibeberapa titik untuk para wisatawan berhenti untuk istirahat, reparasi kendaraan dan memenuhi kebutuhan dasar mereka agar mempersiapkan untuk perjalanan selanjutnya. Dan penyediaan jaringan internet disepanjang jalur.

“Bagi para penyedia jasa perjalanan, pahami betul karakter self drive tourist. Minimalisirkan aktivitas wisata aktif, seperti tracking yang membutuhkan tenaga extra dan maksimalkan aktivitas pasif seperti bersantai, coffee time atau lainnya,” tambah VJ.

Keindahan Pulau Flores diakui Ketua umum Dualsport ADV Indonesia, Sadam Ghifar. Menurutnya,  highlight dari perjalanan ini adalah Savanna Mausui dan Jalur Utara Pulau Flores.

Sadam menilai Savana Mausui sangat menarik. Karena hamparan landscapenya sangat luas. Selain itu, banyak hewan ternak seperti kerbau dan kuda yang dibiarkan berkeliaran. Yang lebih menarik, savana ini berbatasan langsung dengan laut serta latar belakang Gunung Inerie, sangat indah.

“Untuk para overlander atau nomadic traveller, Mausui itu keren banget, sayang kalo dilewatin. Kita lewat sini malam-malam, nembusin jalur offroad dari Borong sampai Waelengga, dan keesokan harinya kita bela-belain balik lagi untuk foto-foto, karena memang sayang kalau dilewatkan,” tutur Sadam.

Padang Savana Mausui, adalah salah satu yang paling indah Pantai Selatan. Saavana ini terletak di Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.

Tempat ini dapat dicapai melalui jalan trans flores dari Borong menuju Aimere. Setelah melewati Paroki Wae Lengga belok kanan menuju Tanjung Bendera. Jalanan semakin kecil namun masih aspal meskipun agak sedikit rusak. Aspal akan habis sampai ke Savana Mausui. Kedua Mausui dapat ditempuh langsung dari Borong menyusuri pantai.

“Ini lebih keren lagi pemandangannya,” kata Emil, salah satu anggota tim Molas Trip.

Namun untuk melalui jalur ini dibutuhkan motor dan skill khusus, karena jalurnya masih belum di aspal dan cinderung offroad. Ada beberapa titik yang masuk kategori sangat hard, sehingga butuh kerja sama tim.

Highlight yang kedua adalah jalur utara. Jika jalur trans flores merupakan jalur umum yang digunakan wisatawan biasa, maka jalur utara lebih cocok untuk para petualang.

Di butuhkan kendaraan, keahlian dan persiapan khusus untuk dapat menikmati jalur ini. Karena, kondisi jalan yang rusak, jarang penduduk, fasilitas terbatas bahkan untuk jaringan komunikasi sekalipun.

Di luar semua kesulitan itu, jalur ini sangat indah. Apalagi jalan yang disiapkan banyak di pinggir pantai, sehingga sangat memanjakan mata.

Mathias Mboi, sebagai salah satu tokoh masyarakat mengatakan bahwa Jalur utara ini memang sedang menjadi perhatian pemerintah, selain karena potensi wisatanya, jika jalur ini sudah perbaiki maka waktu tempuh untuk akan semakin cepat karena tidak melewati banyak pengunungan.

“Ya baik sekali, selain untuk pariwisata pengembangan atau revitalisasi jalur utara akan sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Flores, khususnya kota-kota yang ada dibagian utara,” ujar Mathias.

Sepanjang jalur, objek-objek wisata sudah menerapkan protokol kesehatan. Bagi pengunjung yang ingin memasuki kawasan Taman Nasional Komodo dan Taman Nasional Kelimutu ada metode baru yaitu pendaftaran online. Untuk komodo: www.registration.labuanbajoflores.id dan kelimutu melalui aplikasi WhatsApp dengan nomor telepon 082110103335.

“Semenjak dibuka kembalinya Kelimutu pasca pandemi ini, Kami mengeluarkan kebijakan pendaftaran online, karena kita membatasi jumlah kunjungan sebanyak 390 orang perhari. Ini mengurangi beban taman nasional dan juga mengurangi resiko adanya kerumunan orang,” ujar Peter salah satu petugas loket di Taman Nasional Kelimutu.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *