Foto : Istimewa

Kemampuan Penyuluh dan Staf Lapangan Aceh Timur Ditingkatkan dalam Workshop IPDMIP

42 0

DESTINASIDIGITAL.COM//ACEH TIMUR – Untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan penyuluh serta petugas lapangan, Konsultan Regional 1 proyek IPDMIP menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Penyuluh dan Staf Lapangan untuk Kabupaten Aceh Timur. Kegiatan ini dilaksanakan 22 – 23 Oktober 2020, di BPP Peureulak.

Workshop diikuti 30 orang peserta yang terdiri dari Penyuluh dan Staf Lapangan yang terlibat dalam kegiatan IPDMIP. Kegiatan juga dihadiri oleh Bappeda, Dinas PUPR dan KTPM Kabupaten Aceh Timur.

Sebagai Narasumber dan Pemateri Workshop adalah Tenaga Ahli (TA) Konsultan Propinsi Regional 1 Aceh – Sumut , Yang terdiri dari TA Value Chain, TA Farming System dan TA Rural Financial.

Workshop dibuka langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Aceh Timur, Muslim Usman. Dalam arahannya, Muslim Usman menyampaikan bahwa dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

“Diharapkan para penyuluh dapat menangkap semua itu, sehingga menjadi penyuluh milenial dan mampu mengoptimalkan konsep BPP Konstratani untuk mengamankan tanaman pangan di Kabupaten Aceh Timur,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama juga Koordinator Tenaga Ahli Regional 1 Aceh – Sumut, La Ode Achmad Nasir, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan workshop ini adalah Merumuskan konsep bagaimana meningkatkan kwalitas / kopetensi PPL dan Staf Lapangan IPDMIP.

“Utamanya dalam menjalankan program IPDMIP yang sinkron dengan kebijakan Konstratani untuk mendukung kebijakan ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Timur,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan Diskusi dan rumusan strategi untuk mengoptimalkan peran PPL dan Staf Lapangan dalam penerapan konsep Sistem Pertanian IPDMIP serta permasalahan dan factor yang mempengaruhi pelaksanaan dilapangan.

Dan pada sesi terakhir workshop dilakukan Penyusunan Rencana Kerja Bersama.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi, memberikan dukungan untuk kegiatan ini.

“Workshop sejalan dengan semangat BPPSDMP untuk meningkatkan kapasitas SDM pertanian. Hal ini sangat penting. Karena, SDM adalah pengungkit utama dalam peningkatan produktivitas pertanian. Dan peningkatan SDM ini menjadi salah satu fokus yang dikerjakan BPPSDMP melalui Kostratani,” terangnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap ilmu yang diberikan dalam IPDMIP mampu diserap dengan baik.

“Proyek IPDMIP dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, khususnya di sekitar daerah irigasi. Oleh sebab, itu, serap dengan baik materi yang diberikan dan praktikkan di lapangan agar produktivitas naik dan ketahanan pangan terjaga,” katanya. (zul/PF/EZ)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *