Kemenparekraf-BRI Sinergikan Dukung Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

61 0

Jakarta – Dukungan untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kian menguat. Kali ini, dukungan disampaikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) yang menyatakan siap bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk mendorong geliat pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sinergitas kedua lembaga ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU pemanfaatan jasa dan layanan perbankan untuk mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif, Selasa (21/7/2020) di Kantor Kemenparekraf RI dan Kantor Pusat BRI di Jakarta.

Dalam penandatanganan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diwakili Deputi Bidang Pemasaran Nia Niscaya. Sedangkan BRI diwakili Direktur Konsumer BRI Handayani.

Kemenparekraf dan BRI nantinya sepakat untuk melakukan sosialisasi program Tabungan Wisata Nasional ke sekolah-sekolah guna mengedukasi para pelajar untuk mencintai keindahan alam sekaligus keanekaragaman budaya Nusantara melalui aktivitas studi tur. Para siswa tidak akan terbebani karena biayanya sudah dikumpulkan sejak mulai masuk sekolah.

Segmen pelajar memiliki andil yang besar dalam berwisata. Minimal 1 tahun, ada 2 kali perjalanan, yaitu pada tengah tahun semester dan tahun ajaran baru. Buat sebagian siswa, masalah anggaran perjalanan untuk mengikuti kegiatan darmawisata. BRI memberikan solusi berupa Tabungan Wisata Nusantara.

“Ketika waktunya memungkinkan sudah bisa dimulai menabung, karena pergerakan wisnus mempunyai dampak ekonomi bagi berbagai sektor seperti usaha transportasi, jasa, makanan, kriya dsb. Disamping itu kegiatan ini juga dapat mengedukasi para pelajar untuk rajin menabung, ujarnya.

“Nantinya apabila saat akan melakukan pergerakan atau aktivitas darma wisata, para siswa diminta agar menegakan protokol kesehatan, yakni tetap menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau selalu membawa handsanitizer serta menggunakan masker” demikian Nia.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan ini, Kemenparekraf bersama BRI akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Dalam kerjasama ini, BRI nantinya akan memuat gambar destinasi-destinasi di Indonesia pada kartu Kredit maupun Debit yang akan dikerjasamakannya.

Sementara Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan kerja sama ini diharapkan dapat membantu memulihkan kembali sektor pariwisata yang tengah terpukul oleh Covid-19.

“Lewat kerja sama di masa adaptasi kebiasaan baru ini, nantinya BRI juga akan membantu promosi pariwisata,” katanya.

Lebih lanjut Handayani mengungkapkan, salah satu target dari kerja sama ini adalah para milenial yang ingin merencanakan perjalanan wisata.

“Dengan menggunakan tabungan tersebut, mereka dapat menentukan sendiri berapa lama jangka waktu installment dan besaran saldo yang dikumpulkan. Dilengkapi dengan fasilitas asuransi Personal Accident dan beberapa fasilitas tambahan seperti asuransi perjalanan, AM-KKM produk tabungan dan desain kartu co-branding akan dibuat kekinian mengikuti selera dari para milenial,” jelasnya.

Dalam MoU, terdapat poin-poin utama kerja sama, diantaranya terkait promosi UMKM potensial yang dapat mendukung kegiatan pariwisata di Indonesia, edukasi tata cara berwisata yang aman saat masa adaptasi kebiasaan baru, dan pemasaran Tabungan BRI BritAma, juga Tabungan BritAma Rencana Wisata Nusantara yang dibundling dengan Kartu co-branding.

Penerapan kerja sama tersebut akan didukung oleh publikasi media dari pihak BRI maupun Kemenparekraf, sehingga masyarakat dapat terinformasi dan teredukasi dengan baik.

Sebelumnya, BRI juga telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait co-Branding Kartu Kredit Wonderful Indonesia. Sampai dengan Juni 2020, jumlah pengguna Kartu Kredit Wonderful Indonesia hampir mencapai 20 ribu pengguna. Tambahan kerjasama ini diharapkan dapat turut mengerek pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah masa adaptasi kebiasaan baru.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *