Kemenparekraf Maksimalkan Smartphone Untuk Promosikan Pariwisata

22 0

KARANGASEM – Di era industri 4.0, penggunaan smartphone tidak bisa lagi diabaikan. Lewat Bimbingan Teknis SDM Ekonomi Kreatif yang digelar di Pura Bagus Candidasa, Karangasem,  Bali,  Kamis (3/9/2020), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuat smartphone untuk mempromosikan pariwisata.

Hadir sebagai narasumber fotografer profesional Priadi Sofjanto, yang mengajarkan smartphonography. Priadi mengangkat materi Teknik Dasar Pengambilan Foto dengan Smartphone.

Menurut Priadi salah satu hal penting dalam smartphonography adalah mengetahui karakter smartphone.

“Setelah mengetahui karakter smartphone, kita juga harus menguasai lighting atau pencahayaan. Hal ini bisa bermanfaat jika yang ingin kita tampilkan adalah foto produk,” katanya.

Hal penting lain adalah angle atau sudut pengambilan. Priadi menambahkan, tidak perlu ragu untuk mengabadikan foto produk dengan menggunakan smartphone.

“Karena sudah banyak aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki atau memaksimalkan foto. Dan smartphone juga sudah dilengkapi dengan kemampuan edit minimalis, seperti untuk cropping,  exposure, brightness, contrast, saturation, maupun White Balance,” katanya.

Dalam kegiatan ini, para peserta bimtek juga melakukan Gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA), diareal pantai dan sekitar Puri Bagus Candidasa. Mereka diajak untuk mempraktikkan materi smartphonography dengan mengabadikan Gerakan BISA.

Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Muh Ricky Fauziyani, mengatakan memanfaatkan smartphone dan media sosial adalah hal yang efektif untuk berpromosi.

“Ini era milenial, dimana semua kegiatan diabadikan dengan kamera, termasuk kamera smartphone. Dengan bimtek, kita ajak pelaku pariwisata Di Karangasem untuk meningkatkan kemampuan foto dengan smartphone dan mengupload ke media sosial. Dengan cara ini kita bisa mengangkat lagi pariwisata,” tuturnya.

Menurut Ricky, di saat social distancing diberlakukan, maka pendekatan digital harus dilakukan.

Sementara Deputi Pengembangan SDM dan Kelembagaan Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya mengatakan Kemenparekraf akan terus berusaha menggelorakan kembali pariwisata, khususnya di Bali.

“Semua sektor akan kita perbaiki. Ada Gerakan BISA untuk bersih-bersih di destinasi, SDM pun kita bekali tambahan ilmu agar nanti benar-benar siap saat pariwisata dibuka kembali. Sehingga kita harapkan pariwisata bisa melesat kencang,” katanya.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *