Ketua DPD RI Ingatkan Peran Penting Generasi Milenial dalam Menerapkan Pancasila

22 0

SURABAYA – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak para anggota SAPMA (Satuan Pelajar dan Mahasiswa) PP Jawa Timur, untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-harinya.

LaNyalla menilai generasi milenial berperan penting membawa perubahan dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila di Indonesia di tengah krisis nasionalisme saat ini.

Hal itu disampaikan LaNyalla dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Anggota MPR yang meliputi Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada SAPMA PP Jawa Timur di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Rabu (19/6/2024).

“Apakah masih ada jiwa Pancasilais dalam diri anak-anak muda, terutama generasi milenial? Saya kira pertanyaan ini menjadi kekhawatiran kita semua. Sebab perkembangan global sangat cepat, kemajuan teknologi pesat sekali, dimana informasi dan arus budaya luar dengan mudah masuk. Inilah tantangan saat ini,” kata LaNyalla.

Menurut Ketua MPW PP Jatim itu, generasi milenial adalah generasi yang sangat familiar dengan teknologi. Mereka lahir, tumbuh dan hidup di era digital dan globalisasi. Sedangkan kemajuan teknologi yang tidak dikendalikan pasti akan menimbulkan masalah baru yang dapat merusak suatu negara.

“Saat ini di Indonesia populasi generasi milenial mencapai 90 juta jiwa. Jumlah yang sangat besar dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan Indonesia,” papar dia lagi.

Sementara itu ancaman bangsa terus terjadi di berbagai bidang. Misalnya saja bidang ideologi ada ancaman ekstremisme dan paham radikal, di bidang politik terdapat permasalahan korupsi, kemudian ketimpangan sosial yang tinggi di bidang ekonomi, tingginya angka pengangguran, konflik SARA dan lain-lain.

“Apabila kita melihat secara komprehensif sebenarnya yang terjadi pada bangsa ini adalah adanya upaya menggantikan atau melunturkan Pancasila sebagai jati diri bangsa. Upaya itu termasuk menyasar kepada generasi milenial,” jelas LaNyalla.

Oleh karena itu, dalam pandangan LaNyalla, pemahaman, penghayatan dan pendalaman Pancasila dengan metode yang tepat merupakan solusi di tengah krisis nasionalisme yang terjadi saat ini.

“Generasi milenial perlu diberi pemahaman sehingga bisa menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila secara mendalam, untuk lebih mengenal dan mengetahui makna dan konsep dari Pancasila sebagai pandangan hidup (way of life). Saya meyakini di tengah krisis nasionalisme yang sedang melanda negeri ini, Pancasila adalah penuntun yang tepat,” tegasnya.

Disampaikan juga oleh LaNyalla, Bung Karno mengatakan Pancasila adalah mutiara yang terkandung di dalam Nusantara. Pancasila sudah ada jauh sebelum Republik Indonesia berdiri. Bung Karno hanya menggali, memoles dan menyajikannya kepada bangsa ini.

“Dan, saya meyakini Pancasila mampu menjawab setiap problematika yang ada. Karena nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah kebaikan universal yang bisa diterapkan dalam konteks apapun baik hari ini, besok, dan masa yang akan datang,” tukas LaNyalla.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris MPW PP M Diah Agus Muslim serta MPO PP, Dr Erwin Ramawan.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *