“Kick-off” Revitalisasi Toilet Perkuat Nilai Tambah Pulau Samosir Danau Toba

1654 0

SAMOSIR – Dalam rangka memperkuat nilai tambah obyek wisata di sejumlah kawasan di destinasi wisata super prioritas Danau Toba, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) meluncurkan program revitalisasi toilet. Program yang diberi nama “Kick Off Revitalisasi Toilet Destinasi Wisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas” menyasar sejumlah destinasi wisata.

Secara simbolis event ini diselenggarakan di lima tempat destinasi super prioritas yakni Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Mandalika Nusa Tenggara Barat, Likupang Sulawesi Utara, Borobudur Jawa Tengah dan Danau Toba Sumatera Utara. Selain diselenggarakan di lima obyek wisata destinasi super prioritas, event ini juga diselenggarakan di Pulau Bali. Di Danau Toba, kegiatan dipusatkan di Kawasan Gedung Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba Sigulati Pangururan Samosir.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari menjelaskan, sebagai wilayah penyangga Danau Toba, Kabupaten Samosir tentu mendapat prioritas program revitalisasi toilet sebagai program unggulan pemerintah, dalam hal ini Kemenparekraf/Baparekraf yang akan dibangun di Kawasan Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba tersebut.

“Program prioritas ini kami luncurkan untuk menyongsong dibukanya kembali perjalanan wisata ketika kekebalan tubuh masyarakat telah maksimal seiring dengan program vaksinasi massal yang tengah digenjot pemerintah,” ujar Hari Santosa Sungkari saat online kick off langsung dari Pantai Kuta Bali, Rabu (17/3/2021).

Dalam situasi pandemi, obyek penting di destinasi wisata yang mendapat sorotan wisatawan adalah toilet. Toilet, Hari Santosa Sungkari melanjutkan, menjadi tempat representatif bagi wisatawan sebagai kebutuhan yang krusial. Untuk itu, toilet mesti representatif bagi aktivitas wisatawan ketika menggunakannya. “Aspek kebersihan, kenyamanan dan higienis merupakan faktor penting yang menjadi perhatian,” ujar dia.

Sub Koordinator Area I Kemenparekraf/Baparekraf, Andhy Marpaung menuturkan, program prioritas revitalisasi toilet adalah salah satu program yang kini tengah menjadi fokus perhatian lembaganya, utamanya di destinasi wisata super prioritas. “Revitalisasi toilet menjadi program prioritas utamanya di destinasi wisata super prioritas. Bayangkan jika toilet di destinasi wisata super prioritas tidak representatif. Tentu tidak mendukung dan bertolak belakang dengan penyematan nama destinasi super prioritas,” ujar Andhy Marpaung.

“Untuk Destinasi Supermarket Prioritas Danau Toba ada 2 toilet yang akan direvitalisasi, yaitu Toilet di Kawasan Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba Sigulati Pangururan Samosir dan Toilet di Gedung Djauli Manik Sidikalang Dairi,” Lanjut Andhy.

Koordinator Destinasi Area I Kemenparekraf/Baparekraf, Wijonarko menambahkan, program ini untuk dirancang untuk kenyamanan para pengunjung. “Kenyamanan wisatawan menjadi aspek utama dalam program revitalisasi toilet ini. Kami ingin destinasi wisata betul-betul memberikan kenyamanan dan keindahan sebagai pendukung obyek wisata,” ujarnya.

Plh Bupati Samosir, Jabiat Sagala menuturkan, program revitalisasi toilet di destinasi wisata super prioritas amat berarti bagi perkembangan kualitas destinasi wisata di wilayahnya. “Tentu kami ucapkan terima kasih ke Kemenparekaf/Baparekraf, karena memang kita menyambut karena sangat dibutuhkan di destinasi wisata Samosir. Tadi kami juga sudah menyampaikan sesungguhnya masih ada toilet-toilet yang membutuhkan revitalisasi di obyek-obyek wisata yang lain. Tapi saya pikir ini langkah awal yang kita sambut dulu. Mudah-mudahan obyek-obyek wisata yang lain juga bisa menyusul,” harap dia.(***)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *