KTNA-BPP Pagelaran Dukung Kostrani di Kabupaten Pringsewu

20 0

PRINGSEWU – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menegaskan komitmennya dalam mendukung gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani).

Antusiasme ini diperlihatkan ketika Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) berkunjung ke BPP Pagelaran, Jumat (4/9).

Ketua KTNA Kabupaten Pringsewu, Supardi Sulaeman, menyatakan siap mendukung seluruh kegiatan yang termasuk dalam Kostratani sehingga meningkatkan kesejahteraan pelaku pertanian. Untuk mencapai hal tersebut, penyuluhan pertanian berperan dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

“Sehingga diperlukan sinergitas antara KTNA dan BPP Pagelaran. Mudah mudahan dengan hadirnya BPP Kostratani akan juga memberikan harapan untuk pertanian yang lebih maju dan baik lagi buat Pringsewu, juga buat para petani,” tuturnya.

Sementara Kepala Balai pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung, Abdul Roni Angkat, mengharapkan KTNA sebagai salah satu pilar pendukung pengembangan SDM pertanian, harus berperan aktif mendukung BPP sebagai pusat data informasi dan pembelajaran bagi petani lainnya untuk bersinergi menjaga ketahanan pangan.

“Dan itu dimulai dari KTNA yang berada di Kec. Pagelaran,”ucapnya.

Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursyamsi saat launching Kostratani di BPP Pagelaran, Pringsewu, memberikan apresiasi terhadap kerjasama seluruh SDM yang ada di BPP Pagelaran dan khususnya KTNA Kabupaten Pringsewu yang sudah mendukung transformasi BPP menjadi Kostratani.

“Kostratani merupakan penguatan peran dan fungsi BPP yang berbasis teknologi informasi. Oleh karena itu, kita butuh dukungan SDM yang berkualitas yang bisa bekerja maksimal. Sebab teknologi kalau tidak ada SDM tidak akan berjalan,” ucapnya.

Kementan menegaskan komitmennya dalam menghadapi Era New Normal untuk mendorong produktivitas pangan sehingga meningkatkan kesejahteraan petani.

Keberadaan kelompok tani ini sendiri menjadi sangat penting untuk pemberdayaan petani dalam menyambut tantangan pangan dan persaingan global ke depan.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa Kostratani dibuat untuk mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Khususnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

“Tak hanya itu, Kostratani juga menjadi tempat pusat data dan informasi. Dan Kita bisa memantau perkembangan pertanian daerah dengan memanfaatkan Kostratani yang telah terhubung dengan AWR di Kementerian Pertanian,” tuturnya.

Related Post

Realisasi Pupuk di Bone Capai 79%

Posted by - 1 Juni 2020 0
JAKARTA – Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), memastikan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan,…

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *