Makin Menarik, New Earth Festival 2019 Dihadiri Raja-raja Bali

127 0

BALI – New Earth Festival 2019 lebih meriah dengan hadirnya tokoh-tokoh penting sebagai pembicara. Selain itu, kegiatan yang berlangsung di Akasha Ubud ini juga diikuti Gubernur Bali, beberapa bupati dari berbagai daerah di Bali, serta beberapa raja dari Puri. Seperti raja dari Singaraja, Kelungkung, Ubud, dan juga Raja Samu-samu.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh Ricky Fauziyani mengatakan, tahun ini New Earth Festival mengangkat tema Celebration of Art, Beauty and Consciousness over Fear, Time and Money. Memasuki tahun ketiga, event tersebut dipastikan lebih meriah dari perhelatan tahun sebelumnya. Durasinya juga lebih lama, hingga sepekan. Tepatnya tanggal 19-25 Juni 2019.

“New Earth Festival 2019 menghadirkan sekitar 20 pembicara dari berbagai negara. Ada Sacha Stone, Jim Humble, Edward Griffin, Sean Sone, Russell Simons, Dr. Jeff Levin, Dr. Sue Grey, Chief Gnakale, Dr. Galina Migalko, dan lain-lain. Termasuk dua pembicara dari Indonesia, yaitu Anand Krishna dan Maya Muchtar,” ujarnya, Jumat (21/6).

Adapun isu yang diangkat, meliputi vaksinasi, Perdagangan Manusia, rekayasa GEO, 5G, Synthetic Medicine, Immortality, Ilmu Air, dan Inovasi Kesehatan.

Direktur Akasha Restaurant Robertus Grad menambahkan, panitia mengundang banyak peserta dari seluruh dunia. Sebagian di antaranya tentu dari Indonesia, antara lain tokoh-tokoh penting seperti yang tersebut di atas. Targetnya, kegiatan ini bisa diikuti 1000 peserta/ wisatawan.

“New Earth Festival akan menyuguhkan seni dengan banyak musisi dari berbagai belahan dunia. Antara lain Kamau Abayomi, Kailash Kokopelli, Templestep Project, DJ Lo-qi, serta Sebatierra & The Earth Keepers. Ada pula satu musisi indie dari Indonesia yang turut meramaikan acara tersebut. Yaitu Sandrayati Fay,” ungkapnya.

Tak hanya musik, Fashion Show pun akan digelar dengan menampilkan kurang lebih 40 model. Mereka akan memperagakan baju-baju desain terbaru dari sejumlah designer. Kegiatan lain meliputi Discussion Forums, Film Screening, Meditation, Traditional Dance, Yoga, Movement Therapy, Estatic Dance, Cacao Ceremony, dan Sound Healing.

Selama kegiatan berlangsung, pengunjung dipastikan mendapat sajian berkualitas. Pada pembukaan, ditampilkan musik tradisional Bali yang dibawakan musisi lokal. Di hari kedua sampai keempat, ada The World Health Sovereignty Summit. Sementara malam harinya selama Summit berlangsung, ada Midsummer Night Pandemonium Party dan NewEarth Fashion Show Spectacle.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Bali adalah destinasi kelas dunia. Ini salah satu destinasi yang mendapat label terbaik di dunia. Tak heran jika event-event yang digelar di sana selalu dibanjiri wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

“Bali masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara. Karenanya, berbagai atraksi terus ditampilkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan,” jelas Menteri Pariwisata terbaik ASEAN ini. (*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *