Menko Airlangga: Gerakkan Ekonomi, Ojol Pahlawan Masyarakat Saat PPKM

23 0

JAKARTA – Ada banyak profesi yang memberikan kontribusi besar membantu masyarakat sepanjang penerapan PPKM. Salah satunya adalah profesi ojek, terutama ojek online (Ojol) yang melayani beragam kebutuhan masyarakat. Melayani pengantaran barang (makanan, minuman, dan paket lainnya). Ekonomi masyarakat pun tetap bergerak dengan ojol sebagai penghubungnya.

“Teman-teman ojol ini adalah pahlawan-pahlawan kita,. Membawa kebutuhan masyarakat dari warung. Dari restoran ke rumah-rumah masyarakat yang sedang bekerja dari rumah,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Mengacu data Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) pada awal Juli 2021, layanan pengantaran barang pada episode PPKM Darurat (sekarang PPKM Level 4) akan naik dibandingkan periode PSBB. Kenaikkannya layanan pengantaran barang bahkan diprediksi mencapai 20%. Airlangga menambahkan, profesi ojek membuat perekonomian terus bergerak.

“Pandemi Covid-19 membuat pemerintah melakukan banyak pembatasan. Pengemudi ojek inilah yang membuat ekonomi terus berputar. Beban ekonomi masyarakat berkurang,” terang Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Merespon beban perekonomian masyarakat, sejumlah bantuan sosial sudah dialirkan. Terbaru, ada bantuan sosial berupa penambahan beras 10 Kg bagi 28,8 Juta orang. Ada juga Kartu Sembako PPKM yang menjadi usulan baru dari daerah. Kartu Sembako PPKM diperuntukkan bagi 5,9 Juta orang. Bantuan lainnya adalah satu juta warung dan pedagang kaki lima di wilayah yg dikenakan PPKM level 3 dan 4, yang total besarannya senilai Rp1,2 T.

Sebelumnya bantuan rutin juga terus dibagikan pemerintah. Ada bantuan sembako untuk 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Ada juga perpanjangan Bantuan Sosial Tunai ( BST) dalam dua bulan untuk 10 juta KPM dan Bantuan Usaha Produktif untuk 3 juta usaha mikro. “Bantuan yang diberikan harus dioptimalkan sebaik-baiknya. Sekarang yang utama adalah masyarakat terus mengetatkan protokol kesehatan,” tegas Airlangga lagi.

Sementara, apresiasi pun diberikan masyarakat kepada Airlangga. Suzzana yang menjadi istri driver ojol mengaku masih memiliki akses pendapatan. Dapurnya tetap mengepul karena tertolong oleh pengantaran paket online suaminya. Dari pagi hingga malam, suami Suzzana terus bekerja keras menutupi kebutuhan keluarganya selama PPKM. Apalagi, tempat Suzzana bekerja di bidang konveksi ditutup sementara.

“Kami senang karena profesi ojol diakui dan sangat diperlukan. Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Airlangga karena perhatian besarnya kepada masyarakat. Semoga insentif bagi para pekerja bisa cepat direalisasikan. Lebih penting lagi adalah pandemi Covid-19 segera berakhir di Indonesia,” kata Suzzana.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *