Murah Meriah, Tetebatu Garden Resort Suguhkan Pemandangan dan Suasana Asri Khas Pedesaan

1600 0

LOMBOK – Pandemi Covid-19 membuat kebiasaan wisatawan berubah. Meski demikian, hal tersebut tidak membuat Tetebatu Garden Resort di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, mengendorkan semangat untuk menjaring banyak wisatawan. Terlebih, kondisi sudah berangsur membaik.

Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat, Yusron Hadi, optimis sektor pariwisata akan kembali menggeliat seiring rencana pemerintah membuka kembali sejumlah destinasi wisata.

“Yang artinya, pelaku usaha pariwisata dan seluruh stakeholder terkait harus bersiap. Karena pembukaan kembali pariwisata membuat kita harus siap bersaing,” ujarnya.

Apalagi, pembukaan destinasi wisata juga kemungkinan dilakukan negara-negara ASEAN lainnya.

“Berarti kita harus memberikan kemasan yang menarik. Dan harus ada pembeda agar wisatawan bisa datang. Tetebatu Garden Resort memiliki itu. Makanya kita akan coba genjot agar wisatawan yang hadir bisa lebih maksimal,” katanya.

Yusron Hadi menambahkan, wisatawan umumnya akan sangat tertarik jika mendapatkan suguhan pantai, wisata budaya, wisata religi, hingga wisata buatan.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah penginapan. Hotel, villa, dan bungalow adalah jenis penginapan yang umum ditemukan di berbagai tempat wisata.

Tetebatu Garden Resort bisa menjadi pilihan tersebut. Villa mungil dan estetik ini terletak di Desa Tetebatu, dusun Orong Grisak, Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

“Karena lokasinya berada di sekitar Desa Wisata Tetebatu, penginapan ini bisa menghadirkan yang dibutuhkan wisatawan. Baik wisata budaya, maupun wisata buatan,” terangnya.

Dari Bandara Internasional Lombok, Tetebatu Garden Resort berjarak sekitar 50 Km, dengan jarak tempuh kurang lebih dua jam melalui Jl Praya-Kopang. Travel sudah banyak tersedia di area Bandara dengan tarif Rp.200.000-Rp.300.000.

Jika memulai Rute lewat Kota Mataram – Cakranegara – Narmada – Sedau – Mantang – Kopang – Terara – Sikur. Untuk angkutan umum bisa naik angkot warna kuning dari Kota Mataram ke terminal Baretais dengan tarif Rp5.000 per-orang.

Setelah itu dari Baretais menuju Sikur tarifnya sekitar Rp15.000 per-orang. Dari Sikur menuju dusun Orong Grisak bisa menggunakan jasa Ojek dengan kisaran tarif Rp15.000.

Tetebatu Garden Resort berada 400 meter di atas permukaan laut. Penginapan ini memiliki view yang menakjubkan. Maklum penginapan ini terletak sekitar 2 kilometer di selatan Gunung Rinjani.

Wisatawan yang ingin mendapatkan suasana syahdu dan jauh dari kebisingan kota, Tetebatu Garden Resort adalah tempat yang pas untuk merasakan sensasi itu dengan suguhan alam yang dingin dan elok.

Tetebatu Garden Resort juga khas rumah adat Sasak. Dengan memanfaatkan bahan dari alam seperti bambu, anyaman, kayu, sudah bisa membuat bangunan khas seperti di sebuah pedesaan namun dengan daya keunikannya sendiri.

Keunggulan ini dibalut dengan suasana khas desa yang asri, jauh dari polusi.

“Tetebatu Garden Resort dibangun dengan konsep menyatu dengan alam. Sehingga wisatawan yang menginap bisa melihat gagahnya pohon-pohon, tanaman-tanaman hijau lembut tinggi berdiri menutupi area sekitar. Jika di pagi hari, tanaman-tanaman itu menjadi sajian yang pas minum kopi. Jadi, itulah kelebihan yang ditawarkan di sana,” terang Yusron Hadi.

Tetebatu Garden Resort memiliki 6 buah villa dengan dua jenis yang berbeda. Setiap villa memiliki kamar mandi sendiri. Dan dilengkapi dengan satu buah lemari, satu meja, dan satu buah kasur yang luas cukup untuk 3 orang.

Di halaman villa terdapat satu kursi panjang dan satu meja. Juga di lengkapi dengan WIFI. Sebagai tambahan, Tetebatu Garden Resort ini jenis penginapan yang mempunyai dua macam bentuk, serta di setiap halaman depan terdapat berbagai macam jenis tumbuhan yang menghiasi bangunan sehingga sangat sejuk dan dapat memanjakan mata setiap kali membuka pintu.

Selain bangunan tempat menginap, juga terdapat fasilitas menunjang lainnya seperti Bar dengan konsep tradisional dengan fondasi yang kokoh yang menjurus ke bibir tebing sehingga sangat nyaman untuk ditempati.

Di Tetebatu Garden Resort ini, para wisatawan atau pengunjung di haruskan membawa makanan sendiri dari luar, sebab, konsep yang diusung membuat pengunjung memasak makanannya sendiri, di Bar telah disediakan berbagai macam fasilitas dapur dan para pengunjung tinggal memakainya saja. Tempat ini sangat cocok untuk para pelancong yang ingin merasakan sensasi menginap dengan memasak sendiri di tengah rimba alam yang sejuk.

Menariknya, wisatawan yang ingin menikmati air terjun, hanya perlu turun ke tebing sejauh kurang lebih satu kilometer saja, dan akan dipandu oleh pengelola villa di sana. Sepanjang perjalanan menuju lokasi air terjun terdapat aliran air jernih yang terdapat di sekitar area tersebut.

Tetebatu Garden Resort ini sangat murah dan terjangkau, hanya Rp. 150.000 – Rp. 300.000 per malam sudah bisa menikmati seluruh fasilitas yang ada, termasuk biaya parkir.

Related Post

Pariwisata Halal Bukan Arabisasi

Posted by - 28 Juni 2019 0
JAKARTA – Ketua Umum Perkumpulan Pariwisata Halal (PPHI) Riyanto Sofyan kerberatan “Wisata Halal” diplesetkan dengan nada SARA, menjadi “Arabisasi.” Membangun…

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *