Pamekasan Siapkan 19 Event Budaya dan Pariwisata 2019

247 0

PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mulai serius kembangkan pariwisata lewat atraksi. Buktinya, ada 19 event keren kebudayaan dan pariwisata selama 2019. Tujuannya, meningkatkan kunjungan wisatawan. Serta, melestarikan budaya tradisional di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam itu.

“Total 19 program budaya dan pariwisata ini kami agendakan selama 2019, terhitung mulai bulan (Maret) ini hingga Desember 2019,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Pamekasan, Akhmad Sjaifuddin, Kamis (7/4).

Dari 19 event itu, dua di antaranya sukses dilaksanakan pada pekan pertama Maret 2019. Meliputi, Festival Jazz yang digelar dalam rangka ‘Sokkoran 100 Hari Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan’ di area Monumen Arek Lancor, Sabtu (2/3/). Serta program Fun Bike dari Kota menuju Pantai Talang Siring, Larangan, Minggu (3/3/2019).

Program berikutnya berupa pagelaran musik tradisional Madura, bertajuk Pamekasan Musik Patrol yang dijadwalkan Sabtu (27/4). Disusul Gebyar Budaya Lebaran Ketupat yang digelar Rabu (12/6) mendatang.

“Sebulan berselang, kita juga ada program pengenalan budaya Madura berupa Tanian Lanjhengdan Rumah Adat Madura yang akan dilaksanakan 27 dan 28 Juli 2019. Program yang kami kemas dengan Tanian Lanjheng Festival akan dipusatkan di salah satu desa di kecamatan Larangan, karena disana masih terawat dengan baik,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, grand final pemilihan Kacong Cebbhing, Putra Putri Batik, Musik Patrol hingga Kerapan Sapi tingkat kabupaten akan dilaksanakan selama Agustus 2019. Sebulan berselang digelar Kontes Sapi Sono’ yang dijadwalkan dilaksanakan Jumat (27/9/2019).

Selain itu, terdapat berbagai jenis program yang akan digelar selama Oktober 2019 mendatang. Meliputi program School Fair dan Festival Budaya Madura, Sabtu (19/10/2019). Madura Etnic Carnival, Jum’at (25/10/2019).

“Sehari berselang, pementasan musik etnik dari empat kabupaten di Madura bakal digelar dalam rangkaian Malam Kemilau Madura pada 26 Oktober 2019. Disusul Madura Music Daul Festival, 27 Oktober 2019. Serta Pamekasan Drum band Carnival pada 29 Oktober 2019,” jelasnya.

Sementara pada dua bulan terakhir di penghujung tahun, terdapat tiga kegiatan berbeda yang akan digelar pada November hingga Desember 2019 mendatang.

“Festival Seni Pencak Silat digelar 22 hingga 26 November 2019, Jumiang Beach Festival sekaligus Pesta Rakyat Pesisir atau Petik Laut akan digelar 7 Desember 2019,” tutupnya.

Harapan tinggi agar dunia wisata di Madura khususnya Pamekasan juga disampaikan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Menteri Pariwisata Arief Yahya mengharapkan, event-event di Madura bisa menjadi daya tarik wisman untuk datang.

“Madura khususnya Kabupaten Pamekasan memang memiliki banyak kebudayaan khas yang sangat-sangat menarik. Budayanya juga unik, khas, dan menjadi ciri dari Kabupaten Pamekasan. Kami berharap pemerintahan di Kabupaten Pamekasan bisa mengemasnya dengan lebih baik dan menarik lagi,” ujar Menpar Arief Yahya.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *