Panen di Cirebon Dukung Ketahanan Pangan

79 0

CIREBON – Hasil panen melimpah berhasil didapatkan Cirebon. Dengan pendampingan dari BPP Lemahabang,  sebanyak 3 kecamatan melakukan panen raya, yaitu Kecamatan Lemahabang, Sedong Kidul dan Susukanlebak, yang merupakan lokasi IPDMIP.

Di Sedong Kidul, hasil ubinan yang didapat 5,9 kg, dan di Susukanlebak hasil ubinan 5,6 kg. Panen dilakukan di lahan seluas 346 hektare dengan rata-rata produksi 6,8 ton/hektare.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19, produksi pertanian harus kita pastikan berjalan dengan baik. Kita harus mendapatkan hasil melimpah untuk menjaga ketahanan pangan,” katanya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, memberikan acungan jempol untuk kinerja BPP Lemahabang.

“Inilah salah satu fungsi BPP, yaitu memberikan pendampingan kepada petani sehingga produksi bisa berjalan dengan baik. Bahkan, produktivitas bisa ditingkatkan,” katanya.

Dedi menegaskan jika dalam kondisi apa pun pertanian tidak boleh bersoal, pertanian tidak boleh bermasalah.

“Produksi pertanian harus terus berjalan. Karena, pertanian harus menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Petani di 3 kecamatan di Cirebon yang sedang melakukan panen raya, sebagian besar menanam Varietas inpari 32, inpari 33 dan Widas. Varietas tersebut tahan terhadap penyakit.

Petani juga banyak yang menggunakan power thresher untuk penanganan panen untuk mempercepat waktu panca panen dan mengurangi kehilangan pasca panen.

Salah seorang petani dari Sedong Kidul, Samin, mengaku senang dengan hasil panen yang melimpah.

“Kita senang sekali degan hasil panen kali ini, karena sangat melimpah. Mudah-mudahan hasil ini bisa terus meningkat,” harapnya.(YTS/EZ)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *