Petani di Simalungun Manfaatkan Hand Traktor untuk Olah Lahan

35 0

JAKARTA – Petani di Nagori Sordang Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mulai memanfaatkan alsintan untuk membantu aktivitas. Petani memanfaatkan hand traktor untuk mengolah lahan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani Indonesia harus mengikuti perkembangan teknologi.

“Di Era 4.0, kemajuan teknologi terjadi disemua sektor termasuk pertanian. Banyak inovasi teknologi dan mekanisasi yang dibikin untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Oleh karena itu petani kita tidak boleh tertinggal. Manfaatkan mekanisasi atau alsintan untuk bertani agar hasil maksimal,” kata Mentan SYL, Minggu (19/07/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengutarakan hal yang tidak jauh berbeda.

“Petani sudah tidak mungkin mengabaikan peran alsintan. Sebab, penggunaan alsintan jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan cara-cara bertani tradisional. Dari sisi waktu, alsintan lebih cepat dan efektif. Contohnya, jika dulu olah lahan harus dilakukan banyak orang hingga berhari-hari, dengan traktor olah lahan bisa dilakukan sendirian dalam hitungan jam,” terangnya.

Manfaat ini juga yang dirasakan petani di Nagori Sordang Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kabupaten Simalungun. Dengan menggunakan hand traktor, pengolahan lahan bisa membuat petani lebih cepat menanam dan menghasilkan produksi.

“Kita berharap dengan penggunaan alsintan produktivitas petani di Simalungun bisa terus meningkat dan mereka bisa ikut menjaga ketahanan pangan,” kata Sarwo Edhy lagi.

Menariknya, pengolahan lahan di Simalungun ini dibantu Personel Bintara Pembina Desa Koramil 07/Pasar Baru jajaran Kodim 0207/Simalungun, Serka Temu.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *