Petani Karang Agung Ilir Banyuasin Rasakan Manfaat SIMURP

465 0

BANYUASIN – Manfaat positif dari proyek SIMURP dirasakan petani di Karang Agung Ilir, Banyuasin, Sumatera Selatan. Proyek SIMURP juga mampu mengubah pola pikir para petani.

Hal tersebut disampaikan Penyuluh di Karang Agung Ilir, Banyuasin, Rafanal Arif.

“Proyek SIMURP berdampak sangat positif bagi petani. SIMURP mampu mengubah mindset petania atau pola pikir. SIMURP juga mampu pola bertani, baik dari cara tanam, pengolahan, penggunaan bahan pupuk kimia, termasuk pola tanam dari penggunaan hambur padi ke jajar legowo,” terangnya.

Menurut Rafanal Arif target dari SIMURP memang ditujukan untuk para petani.

“Saat ini petani baru mencoba perubahan tersebut. Tapi target semua itu untuk petani sendiri. SIMURP akan turut meningkatkan produktivitas,” terangnya.

Manfaat positif SIMURP juga disampaikan Ketua Kelompok Tani Mawar Sek, Suharta.

“Kita berterima kasih kepada tim SIMURP yang hadir di BPP Karang Agung Ilir. Kita berharap program SIMURP juga dikembangkan lagi,” katanya.

Menurutnya, proyek SIMURP di Karang Agung Ilir sudah dilakukan dengan sosialisasi dan juga pelatihan.

“Sekarang petani kompak tanam IP 100 dengan cara jarwo (jajar legowo). SIMURP juga mengubah cara tanam yang biasanya tanam tabur, sekarang tanam jajar legowo,” katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) berharap petani bisa menyerap materi yang disampaikan SIMURP.

“SIMURP akan memberikan pemahaman mengenai cara pertanian yang efektif dan efisien serta ramah lingkungan. Serap ilmunya dan terapkan di lahan sendiri agar bisa meningkatkan produktivitas,” katanya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan hal serupa.

“SIMURP bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, khususnya di sekitar daerah irigasi. Ini juga alasan mengapa petani harus menyerap ilmu di SIMURP,” katanya. (NF)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *