Petani Lumajang Diajak Menjaga Lahan dengan Asuransi

44 0

LUMAJANG – Kementerian Pertanian mengajak petani di sekitar kawasan Gunung Semeru untuk memanfaatkan asuransi pertanian. Terlebih saat ini intensitas Gunung Semeru sedang meningkat dan turut mengancam pertanian di sekitarnya.

Salah satu daerah yang paling terdampak dari kejadian ini adalah Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kebun cabai, sawi, terong, tomat hingga padi tertutup abu vulkanik Gunung Semeru. Petani pun terancam gagal panen.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan ada situasi yang tidak diduga yang bisa menyebabkan pertanian menjadi gagal panen.

“Bencana alam seperti fenomena gunung berapi adalah kondisi yang tidak bisa diprediksi. Kondisi seperti ini yang harus diantisipasi, khususnya oleh petani di sekitar daerah rawan bencana. Asuransi bisa membantu petani menjaga lahan pertanian,” katanya, Sabtu (5/12/2020).

Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy menjelaskan jika ada beberapa kondisi yang bisa membuat pertanian gagal panen.

“Asuransi adalah bagian dari mitigasi bencana. Asuransi akan meng-cover lahan pertanian dari sejumlah kondisi seperti perubahan iklim, cuaca ekstrim, serangan hama penyakit, juga bencana alam. Asuransi memiliki klaim yang akan diberikan ke petani saat terjadi gagal panen,” jelasnya.

Sarwo Edhy menjelaskan, melalui asuransi pemerintah sangat memperhatikan nasib petani.

“Apalagi pemerintah juga memberikan subsidi untuk program ini, sehingga premi yang harus dibayarkan petani menjadi jauh lebih ringan,” katanya.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *