Petani Menes Pandeglang Pelajari Sistem Pengairan

769 0

PANDEGLANG – Dengan mempelajari dan mempraktikkan teknik pengairan berselang (intermittent irrigation), para petani di Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten, diharapkan meningkatkan produktivitas padi sawahnya. Pemberian air pada waktu yg tepat pada padi sawah membuat para petani di lokasi IPDMIP itu juga dapat meningkatkan luas tanam.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, teknik pengairan sangat penting untuk mendukung pertanian.

“Hal paling penting dalam pertanian adalah air. Tanpa pengairan yang baik, pertanian tidak akan mendapatkan hasil yang baik. Air yang mengalir ke lahan harus pas, tidak boleh berlebihan atau kurang,” tutur Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi, juga mengungkapkan hal tersebut.

“Petani tidak boleh hanya mengetahui mengenai menanam. Mereka pun memperkaya pengetahuan dengan teknik menanam yang baik serta sistem pengairan bagaimana yang bisa diterapkan di lahan masing-masing,” katanya.

Ditambahkan Dedi Nursyamsi, sistem pengairan yang baik akan mendukung produktivitas pertanian.

“Dalam pandemi Covid-19, pertanian harus terus berproduksi. Dalam kondisi air berlimpah di musim penghujan ataupun kondisi keterbasan di musim kemarau, pengetahuan mengenai pengelolaan air dengan teknik irigasi berselang sangat diperlukan. Lewat kegiatan Sekolah Lapangan IPDMIP, petani akan mendapatkan pengetahuan itu,” ujarnya.

Kegiatan Sekolah Lapangan (SL) IPDMIP di Kabupaten Pandeglang dilaksanakan di Daerah irigasi (DI) Cimenes yang berlokasi di Blok Widey.

Kegiatan ini melibatkan Poktan Bina Tani di Kampung Kadu Kombong, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Materi yang disampaikan pada kegiatan sekolah lapangan kali ini adalah terkait Pengairan Berselang/Pengairan Basah Kering/Pengairan Intermittent.

Manfaat sistem pengairan berselang ini adalah efisien dalam penggunaan air, jumlah anakan meningkat, serta produksi meningkat dan luas tanam meningkat.

Peserta yang hadir merupakan peserta sekolah lapangan IPDMIP yang terdiri dari kepengurusan kelompok tani Bina Tani sebanyak 25 orang.

Selain itu, hadir juga Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Budi S. Januardi, Kepala Seksi Kelembagaan Undang Mulyana, Koordinator Penyuluh Kecamatan Menes Sri Hartiningsih, serta Penyuluh Lapangan di Kecamatan Menes Jaji Sumarji, Murtakib, Wawan Fakhriawan, Kosim, juga Konsultan Koordinator Kabupaten Yadi Kusmayadi.(Ttg/PF/EZ)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *