Pitching Wirausaha Digital Perkuat Pelaku Usaha Ekraf di Mandalika

98 0

LOMBOK – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan kegiatan ‘Pitching Wirausaha Digital Mandiri Ekonomi kreatif Subsektor Kuliner, Kriya, Fesyen,Fotografi, dan Musik di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Santika Lombok, Mandalika itu melibatkan 21 orang peserta yang terdiri dari subsektor kuliner 4 orang, subsektor kriya 7 orang, subsektor fesyen 5 orang, subsektor fotografi 3 orang dan subsektor musik 2 orang.

Dua orang narasumber dihadirkan yakni Iim Rusyamsi (CEO Sejahtech.com) dan Sahmullah Rivqi (CEO Coach) untuk memperkuat para pelaku ekraf ketika berhadapan dengan 12 calon investor yang akan membiayai unit usaha mereka.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya menyampaikan, saat ini ada 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor ekonomi kreatif. Dan pada tahun 2023, jumlahnya akan bertambah menjadi 36 juta orang.

“Kontribusi dari subsektor Ekraf, khususnya UMKM menembus 60 persen dari PDB nasional sebesar Rp1.154,4 triliun. Pada tahun 2024 diproyeksikan jumlahnya akan terus meningkat mencapai sekitar 65 persen,” tutur dia.

Kendati begitu, Sandiaga tak menampik jika masih banyak tantangan yang dihadapi. Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat 77,3 persen UMKM belum ter-digitalisasi, 88,32 persen belum berbadan hukum dan sekitar 89 persen belum memiliki brand, belum memiliki HKI. “Sebagian besar masih menggunakan modal sendiri dan 92,6 persen penghasilannya di bawah Rp1 juta per hari,” papar Sandiaga.

Ia pun membagikan tips sukses kepada para pelaku usaha Ekraf untuk mencapai kesuksesan. Katanya, mereka harus inovatif, adaptif, berani mengambil risiko dan memiliki soft-skilling dan up-skilling dengan menerapkan 4-AS, berkolaborasi dan garap potensi dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.

“Pelaku Ekraf menjadi agen perubahan sebagai enterpreneur, harus melakukan negotiation, communication dan promotion. Sebuah produk Ekraf harus memiliki unique selling point untuk mendapat keuntungan, brand sebagai personality dan digitalisasi,” terang Sandiaga.

Sandiaga menarget pada tahun ini sebanyak 17,2 juta UMKM yang masuk market place digital dan tahun 2023 menjadi 30 juta UMKM masuk dalam ekosistem digital melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia.

Plt Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Frans Teguh mengapresiasi para narasumber sekaligus mentor pitching dan para peserta pelaku ekonomi kreatif.

Dikatakannya, Kemenparekraf/Baparekraf melalui Direktorat PSDM Ekraf mendorong program WIDURI Ekraf sebagai upaya mencetak wirausaha yang unggul dan mandiri di 5 DSP + Bali, sehingga menjadi champion yang dapat menggerakkan perekonomian di destinasi.

“Kegiatan pitching sebagai lanjutan dari pelatihan pra pitching, melakukan presentasi pitch deck yang ditawarkan untuk menarik calon investor, dengan menawarkan bisnisnya yang terbaik, untuk meningkatkan reputasi dari usaha yang dirintis, memiliki kompetensi yang tangguh, resilient dan visioning,” papar dia.

Frans menyebut program ini dapat menjadi skema kekuatan ekonomi kreatif dan menjadi pilar pembangunan ekonomi kreatif. “Dapat menciptakan dan menyerap lapangan pekerjaan yang merupakan kebangkitan bagi pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutur dia.

Direktur PSDM Ekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Erwita Dianti menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah mempertemukan para pelaku ekonomi kreatif dengan calon investor. Selain itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembangkan kapasitas para pelaku Ekraf untuk dapat berkolaborasi mengembangkan lebih luas bisnis yang digelutinya.

“Dengan begitu, kapasitas diri dan kapasitas usaha pelaku Ekraf dapat kita tingkatkan. Tentu kami berharap kegiatan ini dapat dioptimalkan oleh mereka tak hanya sebagai bekal diri, tetapi juga meningkatkan kualitas usahanya semakin lebih baik lagi,” kata Erwita Dianti.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.