Poltekpar Medan dan Akpar ULCLA gelar Workshop Pematangan Kurikulum

197 0

MEDAN – Jalinan kerjasama Politeknik Pariwisata Medan dan Akademi Pariwisata ULCLA makin erat. Buktinya, kedua kampus ini menggelar Workshop Pengembangan Kurikulum Prodi Perhotelan untuk Prodi Perhotelan Akpar ULCLA, Rabu (16/10). Workshop ini merupakan tindak lanjut dari MoU dalam bidang tridharma perguruan tinggi.

“Kita telah menjalin kerja sama dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Akpar ULCLA. Kita berkomitmen untuk bekerjasama menciptakan SDM Pariwisata yang mumpuni untuk mendukung Destinasi Prioritas Danau Toba,” kata Anwari Masatip Direktur Pokiteknik Pariwisata Medan, Senin (21/10).

Workshop berlangsung 2 hari. Dan diikuti oleh Dosen Akpar ULCLA dengan pendampingan langsung oleh tim akademik Poltekpar Medan. Fokus workshop ini adalah mematangkan kurikulum Akpar ULCLA agar dapat digunakan untuk semester mendatang.

“Peningkatan kurikulum merupakan hal yang penting bagi sebuah institusi pendidikan. Saya yakin workshop ini mampu menungkatkan kemampuan para dosen dalam penyusunan kurikulum,” kata Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Kepariwisataan Ni Wayan Giri.

“Dengan kurikulum yang bagus maka realisasi pembelajaran akan jauh lebih baik lagi. Terutama untuk pendidikan vokasi harus benar-benar matang karena sumber daya manusia yang dihasilkan adalah yang siap pakai di lapangan,” tambahnya.

Kampus Akademi Pariwisata ULCLA berada di bawah naungan Yayasan SAPARI (Sahala Panggabean Nasari) ini terletak di Desa Lumban Siagian, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara.

Pengembangan Akpar ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap bona pasogit setelah berkarya di Jakarta dan kota-kota lainnya di tanah air.

“Saya yakin lembaga pendidikan tinggi ini akan dapat membentuk mahasiswa berbasis karakter dan potensi untuk mendukung pengembangan pariwisata Indonesia khususnya Danau Toba,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Sebuah keberhasilan harus direncanakan. Saya bangga Poltekpar Medan telah mendapat kepercayaan untuk pendampingan pengembangan pendidikan pariwisata di kawasan Danau Toba. Saya yakin dengan bekerja sama Poltekpar Medan dan Akpar ULCLA akan mampu menghasilkan SDM siap pakai,”tambahnya

Fokus pembahasan dalam workshop ini adalah review profile lulusan, perumusan capaian pembelajaran lulusan, Penyusunan RPS sesuai SN Dikti, kalender akademik, penjadwalan kuliah bagi para mahasiswa dan microteaching. Poltekpar Medan akan mendampingi operasional Akpar ULCLA sebagai bentuk kontribusi institusi pendidikan pariwisata di wilayah terdekat Destinasi Super prioritas Danau Toba.(****)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *