Program BISA Inspirasi dan Dorong Perekonomian DTW Bandung Barat

78 0

BANDUNG BARAT – Kemenparekraf/Baparekraf terus menginspirasi dan mendorong perekonomian masyarakat di destinasi wisata Bandung Barat. Katalisnya melalui program BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) yang digulirkan Sabtu (8/8). Lokasinya berada di Daya Tarik Wisata (DTW) UPTD Tahura Ir H Djuanda, Bandung Barat, Jawa Barat. Gerakan ini juga bukti kesiapan destinasi menyambut wisatawan Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Optimalisasi kawasan DTW harus didorong, apalagi penanganan Covid-19 sudah masuk masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Untuk itu, kesiapan destinasi DTW menyambut masa Adaptasi Kebiasaan Baru jadi prioritas kami. Tujuannya, tentu mempercepat pergerakan ekonomi masyatakat di sekitarnya,” ungkap Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Muh. Ricky Fauziyani, Sabtu (8/8).

Program BISA di UPTD Tahura Ir H Djuanda akan diikuti 100 orang peserta. Background mereka adalah pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak pandi Covid-19. Menguatkan tone inspirasinya, konten dialog dengan narasumber kapabel pun disajikan. Ada Kepala UPTD Tahura Ir H Djuanda Lianda. Topik bahasannya, Tata Kelola Taman Hutan Rakyat Ir H Djuanda.

Bergabung juga Dinas Pariwisata Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Tema paparan yang disampaikan adalah Kebijakan Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Provinsi Jabar. Ada juga paparan Sosialisasi Gerakan BISA yang disampaikan langsung oleh Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif M Ricky Fauziani.

“Kesamaan visi-misi harus dimiliki seluruh stakeholder pariwisata. Apalagi, untuk mensikapi kondisi di masa Adaptasi Kebiasaan Baru seperti sekarang ini. Pelaku industri pariwisata dan DTW-nya harus disiapkan. Tujuannya untuk memberi jaminan keselamatan dan kesehatan bagi para wisatawan. Artinya, DTW jadi daerah hijau Covid-19,” terang Ricky.

Selain penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), program BISA juga menjadi garansi zona hijau Covid-19 melalui beragam bantuan sarana prasarana. Berada di UPTD Tahura Ir H Djuanda, program BISA menyerahkan bantuan berupa Wastafel Portable Anti Covid-19. Adapun wastafel yang diserahkan berjumlah 3 unit dan diletakan pada beberapa spot strategis di DTW UPTD Tahura Ir H Djuanda.

“UPTD Tahura Ir H Djuanda menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Dengan jaminan seperti ini, kami optimistis destinasi tersebut akan tetap negatif Covid-19. Yang jelas, kami rekomendasikan UPTD Tahura Ir H Djuanda sebagai destinasi terbaik untuk berlibur. Sekarang tinggal masyarakat yang datang ke sana juga ikut mematuhi peraturan yang berlaku,” tegas Ricky lagi.

“Menjadi DTW terbaik, UPTD Tahura Ir H Djuanda juga menjalankan protokol kesehatan. Kawasan ini tetap waspada terhadap potensi sebaran Covid-19. Ada nilai keamanan dan kesehatan di sana, apalagi kawasan ini selalu menjaga kebersihannya,” papar Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Frans Teguh

Memastikan kebersihan dan kesehatan destinasi secara menyeluruh, program BISA pun mengajak para peserta untuk bersih-bersih. Area yang dibersihkan pun meliputi beberapa spot dalam kawasan UPTD Tahura Ir H Djuanda tersebut. Untuk menunjang aktivitas tersebut, ikut dibagikan juga alat kebersihan. Bentuknya berupa Sapu Lidi, Serokan Sampah, hingga Kantong Plastik Sampah.

“Kebersihan lingkungan pada hakikatnya menjadi tanggung jawab bersama. Kalau semua bersih, tentu menjadi nyaman. Untuk itu, silahkan berkunjung ke UPTD Tahura Ir H Djuanda. Sebab, ada banyak experience yang bisa dinikmati. Udaranya juga sejuk menyegarkan. Wisatawan dijamin fresh,” tutup Frans.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *