Program READSI Kementan Maksimalkan Petani Kakao di Pohuwato

25 0

POHUWATO – Program READSI yang dijalankan Kementerian Pertanian, mampu dirasakan manfaatnya oleh petani di Kabupaten Pohuwato. Dengan dukungan READSI, petani menjadi lebih semangat dalam mengembangkan tanaman kakao.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, selalu memotivasi para pegawai pertanian dan para petani, terlebih para petani milenial sebagai harapan pertanian bangsa di masa depan.

“Kami ingin pertanian ke depan lebih maju, lebih mandiri dan modern untuk hasil yang memuaskan. Modernisasi juga untuk menarik minat petani muda, meningkatkan produktivitas dan memajukan sektor pertanian,” tutur Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menekankan mengenai pentingnya peningkatan kualitas SDM untuk mendukung kemajuan pertanian.

“Bahkan, salah satu program utama Kementan adalah membangun SDM pertanian, dari petani maupun penyuluh di level kecamatan hingga desa,” katanya.

Peningkatan kemampuan SDM ini juga dilakukan Kelompok Petani Kakao Rejo Mulyo, Desa Makarti Jaya, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato. Pada 17 Juli 2021 lalu, dilaksanakan pertemuan ramah tamah kelompok dan juga membahas mengenai perkembangan usaha kakao masing-masing anggota kelompok.

Pada pertemuan tersebut juga dibahas mengenai rancangan usulan kelompok dalam pengembangan pertanian kakao agar lebih berdaya saing. Kakao sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia, karena masyarakat Indonesia, dari anak-anak hingga lansia, sangat menyukai coklat sebagai hasil olahan biji kakao.

Masyarakat banyak mengkonsumsi berbagai makanan dan minuman olahan yang mengandung cokelat seperti susu, roti, kue, es krim, dan berbagai olahan pangan lainnya.

Dengan semangat kebersamaan dan usaha para petani kakao, diharapkan pertanian kakao terus berkembang dari hulu hingga hilir.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *