Siapkan Perlengkapan Utama Sebelum Menikmati Ekowisata Birdwatching Tambrauw

41 0

TAMBRAUW – Pola Perjalanan Ekowisata Birdwatching Tambrauw jadi experience terbaik bumi Papua Barat. Wisatawan akan diajak menikmati eksotisnya burung endemik dan migrasi di sana. Namun, ada beberapa peralatan pendukung yang wajib dimiliki wisatawan. Sebelum berpetualang, baiknya semua regulasi juga dipahami.

Eksotisnya destinasi Tambrauw, Papua Barat, kini ditawarkan melalui format Pola Perjalanan Ekowisata Birdwatching Tambrauw. Kepastian formulasinya dipatenkan melalui Focus Group Discussion (FGD) plus kunjungan langsung ke destinasi, 17-21 Agustus 2020. Untuk FGD digelar di Hotel Vega Sorong, Sorong Utara, Sorong, Papua Barat. Slot pesertanya 100 orang dengan background yaitu, pemda, industri pariwisata, dan komunitas.

“Pola Perjalanan Ekowisata Birdwatching Tambrauw menjadi treatment untuk memudahkan mobilitas wisatawan. Pokoknya, pola ini harus dicoba karena memang menawarkan experience yang luar biasa. Biar petualangan semakin nyaman di sana, jangan lupakan kelengkapan peralatan dan aturannya,” kata Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Rizki Handayani, Senin (17/8) malam.
Pola Perjalanan Birdwatching ini disusun sebagai acuan bagi TA/TO untuk menyusun paket wisata. Setelah jadi paket wisata kemudian dijual kepada wisatawan.

Selain itu, imbuh Rizki, wisatawan juga wajib mematuhi peraturan yang berlaku selama menikmati Ekowisata Birdwatching Tambrauw. Dasar pemikirannya adalah integritas lingkungan. Wisatawan pun wajib menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan selama berada dalam destinasi. Apalagi, acuannya 3 pilar Kebersihan, Kesehatan, dan Keselamatan.

“Kelengkapan peralatan pribadi dan mematuhi peraturan jadi kunci utama menikmati Pola Perjalanan Ekowisata Birdwatching Tambrauw. Untuk itu, semuanya harus dipahami dan dijalankan secara benar. Dengan begitu, wisatawan akan maksimal menikmati warna eksotisnya. Dan, tetap patuh pada protokol kesehatan,” tegas Direktur Wisata Alam, Budaya dan Buatan Kemenparekraf Alexander Reyaan.

Memenuhi aspek Kebersihan, wisatawan tidak boleh membuang sampah sembarangan. Mereka ini juga tidak boleh merusak berbagai flora yang ada di sana. Ketika berjalan, tetap menggunakan jalan setapak yang tersedia, lalu tidak boleh merokok. Adapun etika Kesehatan dipenuhi berdasar surat bebas Covid-19. Suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius, wajib memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

Untuk aspek Keselamatan, wisatawan harus menghormati regulasi dan tidak memasuki wilayah ulayat tanpa ijin. Alex-sapaan Alexander Reyaan-menambahkan, wisatawan wajib menjaga kelestarian alam dan lingkungan. “Wisatawan wajib ikut memikirkan kelestarian alam beserta satwa dan floranya. Dan, aspek ini bisa dipenuhi melalui Pola Perjalanan Ekowisata Birdwatching Tambrauw,” tutupnya.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *