Soetta Paling Terkoneksi di Dunia, Masuk Daftar Megahub Terbaik

115 0

JAKARTA – Bandara Internasional Soekarno-Hatta memang keren. Dan terkoneksi dengan banyak destinasi. Bahkan Soetta dinobatkan menjadi salah satu bandara di dunia yang paling terkoneksi secara internasional.

Soetta dalam daftar Top 50 International Megahub Index 2019 yang dirilis lembaga riset global OAG. Soekarno-Hatta berada di peringkat ke-16 sebagai bandara paling terkoneksi di dunia dengan nilai indeks 191.

Indeks tersebut merupakan rasio dari jumlah jadwal penerbangan internasional terjadwal. Dengan total tujuan penerbangan yang dilayani di suatu bandara. Penetapan indeks ini memanfaatkan data jadwal penerbangan termuktahir. Serta diolah dengan platform analisis Connection Analyser dan MCT Exception Table OAG.

VP of Corporate Communications Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, Soekarno-Hatta saat ini melayani 50 rute penerbangan internasional.

“Rute penerbangan internasional di Soekarno-Hatta mencapai 50 rute, atau lebih banyak dari domestik sebanyak 48 rute. Angkasa Pura II selalu berkomitmen menjaga dan meningkatkan konektivitas penerbangan rute internasional di Soekarno-Hatta, dan pada tahun ini Soekarno-Hatta tercatat sebagai salah satu bandara Megahub dengan rasio koneksi internasional terbanyak di dunia,” papar Yado.

Berdasarkan publikasi dari OAG, maskapai yang mendominasi rute internasional di Soekarno-Hatta adalah Garuda Indonesia. Pangsa pasarnya (share of flights at hub) mencapai 26%.

Sementara itu, khusus di pasar penerbangan berbiaya hemat, Soekarno-Hatta juga masuk sebagai salah satu bandara paling terkoneksi. Dan masuk dalam daftar Top 25 Low-cost International Megahub Index 2019.

Di dalam daftar tersebut, bandara tersibuk dan terbesar di Indonesia ini berada di peringkat ke-8 dengan indeks 78.

Yado Yarismano mengatakan Angkasa Pura II saat ini tengah fokus mengembangkan pasar penerbangan berbiaya hemat di Soekarno-Hatta, salah satunya melalui ditetapkannya Terminal 2F sebagai low-cost carrier terminal (LCCT).

“Pertumbuhan pasar penerbangan hemat biaya di Soekarno-Hatta cukup menggembirakan setelah ada terminal khusus LCC yaitu LCC Terminal 2F . Pada Januari-September 2019 jumlah penumpang LCC di Soekarno-Hatta mencapai 3,16 juta penumpang atau naik 4% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu,” ujarnya.

Soekarno-Hatta sebelumnya dinobatkan oleh Airport Council International (ACI) sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia pada 2018 dengan jumlah penumpang mencapai 66,9 juta orang.

Di kawasan ASEAN hanya ada dua bandara yang berada di peringkat 20 besar tersibuk di dunia, yakni Soekarno-Hatta di peringkat ke-18 dan Changi di Singapura ke-19.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan acungan jempol buat PT Angkasa Pura II.

“Angkasa Pura II tidak berhenti menghadirkan inovasi di Bandara Soekarno Hatta. Dan kerja keras mereka terbayar dengan masuk dalam daftar Bandara dengan Megahub Terbaik. Selamat buat Angkasa Pura II,” tutur Menteri asal Banyuwangi itu.

Menurutnya bandara adalah wajah sebuah negara. Kesan pertama yang didapat wisatawan, adalah melalui bandara.

“Wisatawan mendapat kesan pertamanya saat tiba di bandara. Disitulah keramahan negara tercermin. Angkasa Pura II sudah menjadikan Soetta ramah buat siapa saja,” katanya.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *