Tanjung Binga Belitung akan Diresmikan Sebagai KEK

182 0

BELITUNG – Kabupaten Belitung segera memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menempati lahan seluas 324 hektar, KEK ini berada di kawasan Tanjung Binga. Rencananya, KEK ini akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 16 Maret 2019.

Kepala Dinas Pariwsata Kabupaten Belitung, Hermanto mengatakan, pembangunanan KEK Belitung sudah sesuai perencanaan bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

“Investor sudah ada yang masuk. Saat ini Sheraton Hotel hampir 90 persen proses pembangunannya. Sedangkan dari perpajakan dan kepabeanan sudah siap dengan sistem online single submission atau OSS,” ujar Hermanto, Senin (11/3).

Kesiapan lainnya, terkait infrastruktur akses jalan ke Tanjung Binga yang juga sudah mulus dengan sarana dan prasarana penunjang lainnya sudah hampir rampung.

Untuk akses udara ke Belitung, lanjut Hermanto, pihaknya sedang menjajaki kerja sama dengan maskapai berbiaya rendah AirAsia agar terbang langsung dari berbagai wilayah ke Negeri Laskar Pelangi itu.

“Kami akan mengakselerasi, rencananya Juni 2019 akan berjalan. Namun saya berharap kalau memungkinan penerbangan bisa direalisasikan lebih cepat,” kata Hermanto.

AirAsia rencananya akan terbang secara reguler dari Kuala Lumpur menuju Tanjung Pandan. Lalu Penerbangan AirAsia dari Jakarta ke Belitung juga akan dilayani setiap hari. Sementara, untuk penerbangan Surabaya ke Tanjung Pandan akan dilayani empat kali dalam sepekan.

Tidak hanya infrastruktur, Hermanto menambahkan, seluruh masyarakat harus mendukung Belitung dalam rangka meraih predikat sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Sebab status tersebut akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat luas.

Pada Juni 2019 akan dilakukan verifikasi terkait UGG. Sambil menunggu verifikasi, pihaknya terus mempersiapkan dan melengkapi hal-hal yang dianggap kurang. Dan terus melakukan pembenahan di 17 geosite yang akan dinilai.

Kabupaten Belitung merupakan salah satu daerah yang masuk dalam 10 destinasi prioritas pariwisata. Salah satu cara pengembangan pariwisata nasional di sana dengan dibentuknya KEK.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, kriteria kawasan layak dikembangkan menjadi KEK harus memenuhi 14 syarat. Di antaranya lokasi tanah clear and clean alias tidak ada masalah, calon investor yang berinvestasi, tata ruang, insfrastruktur, dan lainnya.

Babel sendiri sudah ada yang resmi menjadi KEK pariwisata yakni di Belitung, khususnya kawasan Tanjung Kelayang, wilayah tersebut sudah memenuhi 14 persyaratan agar bisa diusulkan menjadi KEK.

“Bangka Belitung memiliki cukup banyak destinasi wisata dan yang menjadi kawasan prioritas objek wisata atau salah satu ikon andalan Bumi Serumpun Sebalai ini ya keindahan lautnya,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Di sisi lain, Menteri juga melihat fasilitas di sini cukup memadai tinggal pengembangan saja. Pemerintah melalui KEK akan mempercepat pembangunan yang ditetapkan demi meningkatkan sektor pariwisata, sebab sektor ini diyakini akan menjadi devisa negara.

“Pemerintah berkomitmen menggelontorkan dana bantuan sarana prasarana, infrastruktur untuk pengembangan KEK, jika sudah ditetapkan sebagai KEK. Kalau Bangka mau maju, harus punya KEK seperti Belitung, kita doakan agar KEK Tanjung Gunung bisa direstui,” pungkasnya.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *