Taufan Rahmadi Apresiasi Pembentukan Dana Pariwisata oleh Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto

18 0

JAKARTA – Pakar Strategi Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi memberikan apresiasi yang tinggi terhadap keputusan Presiden Joko Widodo untuk membentuk Dana Pariwisata dengan dana kelolaan awal sebesar Rp 2 triliun. Menurut Taufan, langkah ini tidak hanya menunjukkan inovasi, tetapi juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas pembangunan nasional.

“Inisiatif ini merupakan bukti nyata dari komitmen Presiden Jokowi dan Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pariwisata yang telah terbukti mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional,” ujar Taufan Rahmadi.

Kebijakan ini, lanjut Taufan, adalah wujud nyata dari visi strategis yang mengakui potensi besar pariwisata dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan devisa, dan mendorong pembangunan daerah.

“Dana Pariwisata ini akan menjadi game changer dalam upaya kita memajukan industri pariwisata Indonesia. Dengan adanya dana ini, kita bisa lebih fokus dalam mengembangkan destinasi pariwisata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ini, dan memperkuat promosi pariwisata Indonesia di kancah internasional,” jelas Taufan Rahmadi.

Lebih lanjut, Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran ini menjelaskan, dukungan finansial yang kuat sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi industri pariwisata, terutama pasca-pandemi. Ia yakin bahwa dana ini akan memberikan fleksibilitas yang diperlukan untuk melakukan berbagai inovasi dan perbaikan, termasuk pembangunan infrastruktur pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Keputusan ini juga mencerminkan keberlanjutan kebijakan dari Presiden Jokowi ke Presiden terpilih Prabowo, yang sama-sama menempatkan pariwisata sebagai sektor strategis. Ini adalah sinyal positif bagi para pelaku industri dan masyarakat luas bahwa masa depan pariwisata Indonesia sangat cerah,” tambahnya.

Taufan Rahmadi berharap implementasi dari kebijakan ini dapat berjalan dengan baik dan transparan. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal oleh seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata.

“Kita harus memastikan bahwa dana ini dikelola dengan bijak dan tepat sasaran, sehingga benar-benar bisa membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *