Temukan Peluang Wirausaha Terbaik New Normal Melalui Diskusi Online FKIP Unpas

36 0

JAKARTA – The New Normal Covid-19 jadi momentum peluang usaha yang besar. Value ekonominya jelas super menggiurkan. Bisa jadi income kompetitif masyarakat di tengah kelesuan ekonomi global. Lalu, bagaimana bentuk usaha, strategi, juga pasarnya? Temukan jawabannya melalui seminar online bersama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan Bandung (FKIP Unpas).

Seminar online FKIP Unpas digelar Sabtu (20/6) mulai pukul 09.00 WIB. Media webinar yang digunakan adalah Zoom Meeting. Tema besar yang digulirkan ‘Konstruksi Kewirausahaan Sosial Sebagai Inovasi Perciptaan Kerja di Era New Normal. Di inisiasi FKIP Unpas, seminar online tersebut menjadi kolaborasi kuat dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia.

“New Normal punya banyak peluang usaha besar. Kalau momentum tersebut dioptimalkan tentu bisa mendatangkan beragam keuntungan secara bisnis. Melalui seminar online ini, kami tawarkan beragam hal terkait wirausaha dalam koridor New Normal. Jadi, silahkan bergabung dalam seminar online ini,” ungkap Dekan FKIP Unpas Uus Toharudin, Jumat (12/6).

Masih memiliki waktu penyelenggaraan sepekan, seminar online tersebut akan mendatangkan tokoh kompeten dan inspiratif. Sedikitnya terdapat 5 narasumber yaitu, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan. Ada juga Pendiri UKM Center UI dan Koperasi Mitra Dhuafa Nining Indroyoni Soesilo, lalu Pengusaha dan Pendiri OK-OCE Sandiaga Salahuddin Uno.

Nama narasumber lainnya adalah lalu Penggagas Kewirausahaan Sosial di Indonesia dan Pendiri YCAB Veronica Colondam. Slot narasumber semakin lengkap dengan bergabungnya Dekan FKIP Unpas Uus Toharudin. Adapun moderator dipilih CEO MICH Group Risti Yuni Lestari. Uus menambahkan, para peserta seminar akan mendapatkan beragam pengetahuan kewirausahaan.

“Ada banyak pengetahuan inspiratif yang siap dibagikan melalui seminar online tersebut. Background narasumber sangat beragam. Mereka yang terbaik di bidangnya. Kami yakin, peserta seminar online ini langsung memiliki gambaran usaha selama New Normal setelah bergabung di sini,” lanjut Uus.

Secara umum, ada banyak peluang wirsausaha yang bisa digeluti masyarakat dalam mengoptimalkan posisi New Normal. Sebab, ada banyak kebiasaan baru yang dijalani masyarakat. Sebut saja, bekerja di luar kantor, keseimbangan hidup, akses e-commerce, layanan pengiriman barang, hingga e-health. Uus mengatakan, pola masyarakat saat ini bergeser.

“Kebiasaan masyarakat sepanjang social distancing akan terus terbawa. Polanya memang bergeser dan itu diikuti oleh seluruh tatanan, termasuk sektor bisnis. Dengan mengacu potensinya tersebut, siapa saja bisa sukses di tengah kondisi ekonomi global yang terpuruk,” kata Uus lagi.

Mengacu data International Monetary Fund (IMF), risiko pertumbuhan ekonomi dunia berpotensi -3%. Syaratnya, pandemi Covid-19 terus berlarut-larut. Sebab, tingkat konsumsi masyarakat terjun bebas. Sebagi gambaran, penurunan belanja makan masyarakat di luar rumah turun hingga 58%. Untuk barang elektronik dan pakaian masing-masing 53. Media dan hiburan berada di grid 51%.

“Dalam wirausaha atau bisnis tentu ada faktor risiko. Apalagi, bila kondisi pasar jenuh seperti saat ini. Semua lini konsumsi grafiknya turun dengan porsi besar. Tapi, masyarakat bisa menggeliminir beragam potensi risiko yang muncul. Semuanya tentu akan dijelaskan secara detail dalam seminar online,” tutup Uus.

Sementara, webinar solusi center Covid-19 ke-5 juga sudah digelar Kamis (11/6), mulainya pukul 13.30 WIB. Medianya melalui Zoo Cloud Meeting. Temanya, ‘Literasi Keuangan UMKM Menuju New Normal untuk Indonesia Maju’. Keynote speaker-nya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Pembicara lain, diantaranya Pendiri UKM Center UI dan Hipmikindo Nining Indroyoni Soesilo.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *