Usaha Pelayanan Jasa Alsintan Berikan Nilai Tambah untuk Petani

396 0

JAKARTA – Selain untuk meningkatkan produktivitas pertanian, alat mesin pertanian juga memberikan dampak positif pada nilai tambah petani. Salah satunya melalui Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Tak sedikit petani yang merasakan manfaat meningkatnya pendapatan mereka dari UPJA ini.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, alsintan dapat membantu petani meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka. Selain mempercepat pengolahan tanah, masa tanam dan panen, alsintan juga terbukti memberikan nilai tambah bagi petani yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan mereka.

“Kami memberikan bantuan alsintan kepada petani yang berkontribusi positif terhadap peningkatan hasil pertanian untuk bangsa ini,” kata Mentan SYL. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ali Jamil menambahkan, alsintan yang dikelola dengan baik memberikan pemasukan lebih kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan).

Dengan alsintan yang dimilikinya, mereka bisa memanfaatkannya untuk disewakan lagi. “Dengan begitu, petani akan mendapatkan nilai tambah dari hasil usaha penyewaan alsintan ini,” tutur Ali Jamil. Menurut Ali Jamil, kreativitas petani dipacu untuk meningkatkan pendapatan mereka dengan bantuan alsintan ini.

Mereka pun sedapat mungkin harus bisa memaksimalkan pemanfaatan alsintan yang diberikan. Apalagi, dengan penggunaan alsintan petani mampu menghemat banyak waktu, tenaga dan ongkos produksi. Sebut saja misalnya pada saat masa musim tanam. Dengan alsintan, mengolah sawah yang tadinya membutuhkan waktu 5-6 hari untuk luas lahan satu hektar, kini hanya hitungan jam saja.

“Tentu pemberian bantuan alsintan ini dimaksudkan untuk memudahkan kinerja petani di lapangan. Kami juga terus memoderasi alat-alat pertanian, agar pertanian kita semakin maju, mandiri dan modern,” ujar Ali Jamil.

Dengan begitu, Ali Jamil menyebut alsintan memiliki banyak manfaat yang bisa didapat oleh petani. Selain meningkatkan produktivitas, memberi nilai tambah dan menekan biaya produksi, alsintan juga ciri pertanian Indonesia yang tengah bergerak maju ke arah yang lebih modern. “Modernisasi pertanian ditandai dengan penggunaan alat-alat mesin pertanian, ditandai dengan mekanisasi,” tutur Ali Jamil.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *