Usai Panen, Petani Empat Lawang Manfaatkan Alsintan untuk Hadapi Musim Tanam II

41 0

Sumsel – Petani di Kabupaten Empat Lawang tidak mau terlena dengan sukses panen raya yang baru saja dilalui. Para petani kini bersiap menghadapi musim tanam kedua tahun ini dan akan memanfaatkan alsintan. Sebelumnya, para petani juga memanfaatkan alsintan saat panen raya.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam pandemi Covid-19 ini pertanian tidak bisa berhenti. Pertanian harus terus berjalan untuk memastikan ketersediaan pangan untuk masyarakat Indonesia mencukupi.

“Di saat seperti ini, kita tidak bisa mengandalkan ekspor. Apalagi negara eksportir juga menghentikan sementara aktivitas ekspornya. Mereka gunakan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan negaranya dahulu. Jadi, mau tidak mau kita harus mandiri pangan. Petani harus terus tanam usai panen agar ketersediaan pangan tidak bermasalah,” tutur Mentan SYL, Rabu (03/06/2020).

Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, memberikan apresiasinya kepada petani di Empat Lawang yang mampu memaksimalkan penggunaan alsintan.

“Para petani di Kabupaten Empat Lawang sangat sukses memaksimalkan alsintan. Pengunaan alsintan mereka lakukan saat panen raya, dan akan dimaksimalkan saat musim tanam. Dan terbukti produktivitas pertanian di sana sangat tinggi,” tutur Sarwo Edhy.

Di Kecamatan Pasmah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, salah satu kelompok tani (Poktan) yang memanfaatkan alsintan untuk kegiatan panen adalah Poktan Damar Sewu yang ada di Desa Air Mayan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker).

Poktan Damar Sewu memiliki 25 hektare (ha) lahan sawah. Saat panen, para petani menggunakan alsintan berupa combine bantuan pemerintah. Produksi yang mereka peroleh rata – rata mencapai 8,2 ton/Ha GKP. Desa mereka sendiri memiliki lahan sawah seluas hampir mencapai 470 Ha.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang Dadang Munandar menuturkan, Paiker merupakan salah satu daerah di Kabupaten Empat Lawang yang memiliki lahan sawah luas.

“Total luas lahan sawah didaerah ini mencapai 3.542 Ha yang tersebar dibeberapa desa yaitu Air Mayan, Nanjungan, Bandar Agung, Tanjung Beringin, Padang Gelai, Muara Rungga, Keban Jati, Talang Padang, Muara Sindang, Padang Bindu dan Penantian. Desa Air Mayan merupakan desa yang memiliki lahan sawah paling luas,” jelasnya.(*)

Related Post

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *